Ratusan peserta mudik gratis dari Jakarta bertahap tiba di Jambi

5 hours ago 2

Kota Jambi (ANTARA) - Sebanyak 300 peserta mudik gratis dari Jakarta menuju Jambi secara bertahap tiba di Terminal Alam Barajo, Kota Jambi.

Meski mengalami keterlambatan akibat kemacetan di Jalan Lintas Timur Sumatera (Jalinsum) wilayah Bayung Lencir, Musi Banyu Asin (Sumsel). Namun peserta mudik mengaku senang dan terbantu bisa melakukan mudik tanpa dikenakan biaya.

"Syukur bisa berlebaran di kampung halaman, program mudik gratis ini sangat membantu, meski ada kendala macet di jalan," ungkap Sandi Putra, mahasiswa Uhamka peserta mudik gratis, di Terminal Alam Barajo Kota Jambi, Minggu.

Peserta lainnya, Diyah Ayu Saputri mengungkapkan dirinya baru pertama kali mengikuti kegiatan mudik gratis yang dialokasikan untuk mahasiswa dan pekerja asal Jambi di Jakarta.

Kegiatan program mudik gratis yang digagas anggota DPR Fraksi Gerindra tersebut, menurut dia sangat membantu, karena biaya sepenuhnya ditanggung oleh penyelenggara.

"Cuma makan di jalan kami bayar sendiri, intinya kami senang bisa ikut kegiatan ini. Apalagi kita tahu menjelang Lebaran ongkos pasti naik, jadi uang untuk mudik bisa digunakan untuk keperluan lain," ungkap Ayu.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf saat di lokasi kedatangan peserta mudik gratis mengatakan, dirinya sengaja menyambut kedatangan peserta mudik untuk memastikan mereka di jemput oleh pihak keluarga.

Termasuk memastikan mereka mendapat angkutan lanjutan menuju wilayah masing-masing.

"Kita juga hadir, menanti saudara-saudara kita dan mengamankan bahwa semua penumpang yang datang akan di jemput, dan akan menggunakan angkutan umum lanjutan bisa tiba dengan selamat berkumpul dengan keluarga," ungkap Benny.

Sebelumnya, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Jambi Rocky Candra, inisiator program mudik gratis menjelaskan program mudik ini diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari perantau Jambi dan mahasiswa.

Para peserta diberangkatkan menggunakan 8 unit bus menuju Provinsi Jambi dengan titik akhir Terminal Alam Barajo Kota Jambi.

Menurut dia, program itu berangkat dari rasa keprihatinan terhadap banyaknya masyarakat Jambi di perantauan yang belum bisa pulang ke kampung halaman karena keterbatasan biaya.

Mengingat, dalam berbagai diskusi dengan komunitas perantau Jambi di Jakarta, ditemukan fakta bahwa ada warga yang sudah lima hingga sepuluh tahun tidak pulang kampung karena keterbatasan ekonomi.

"Karena itu kami menginisiasi program mudik gratis ini agar mereka bisa pulang, bersilaturahmi, dan merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman," tutup Rocky Candra.

Baca juga: Gubernur Banten lepas 1.570 peserta mudik Ikatan Keluarga Gunung Kidul

Baca juga: Pemudik dari Merak terus berdatangan di Bakauheni pada H-6 Lebaran

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |