RANS atasi perlawanan Satya Wacana

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - RANS Simba Bogor mengatasi perlawanan Satya Wacana Salatiga, 93-67 pada pertandingan lanjutan Indonesia Basketball League (IBL) 2026 di Gymnasium SV Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Jumat malam WIB.

Memulai kuarter pertama, RANS yang bermain dihadapan pendukung sendiri tampil langsung mendominasi. Tembakan tiga angka dari Fuller membawa RANS unggul jauh atas Satya Wacana. RANS akhirnya menutup kuarter pertama lewat keunggulan 23-19.

Memasuki kuarter kedua, RANS mencoba untuk tampil lebih menguasai ritme permainan. Hasilnya sembilan tembakan dari 13 percobaan dari dalam mampu menambah poin untuk RANS. Satya Wacana tampil cukup tertekan dan harus puas menutup kuarter kedua dengan margin 12 angka, 33-45.

Baca juga: RANS rekrut pebasket asal Serbia untuk perkuat pertahanan

Pada kuarter ketiga, RANS tampil jauh lebih agresif dan menekan Satya Wacana. Aksi dunk dari Pekovic membawa RANS unggul jauh 19 poin, 57-38 pada pertengahan kuarter.

Satya Wacana kemudian mencoba untuk tampil menekan dan menciptakan sejumlah peluang. Tembakan tiga poin dari Ray membuat RANS kini unggul 12 poin dan menutup kuarter ketiga lewat 71-59.

Di kuarter keempat, RANS masih menguasai jalannya permainan dan tak membiarkan Satya Wacana berkembang. Di pertengahan kuarter, Buffen melepaskan dunk untuk membawa RANS unggul 78-61.

Baca juga: Hangtuah Jakarta kalahkan Satya Wacana 75-68, amankan zona "Playoff"

Satya Wacana begitu kesulitan untuk melepaskan percobaan tembakan. Sedangkan RANS begitu nyaman dan terus menambah keunggulan poin demi poin hingga menutup pertandingan lewat kemenangan 93-67.

Kemenangan ini sekaligus memutus rentetan hasil negatif dari RANS yang sebelumnya menelan dua kekalahan berturut-turut.

Perolehan poin penuh ini juga membawa RANS kini menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 17 poin hasil dari 12 pertandingan. Sedangkan Satya Wacana harus puas berada di dasar klasemen dengan mengantongi 14 poin dari 13 pertandingan.

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |