PU mengalihkan alat berat percepat pemulihan akses bencana di Sumatera

52 minutes ago 1
Yang terutama hari ini adalah bagaimana akses ke daerah terdampak bisa segera terbuka, supaya bantuan tidak terlambat masuk.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan dan mengalihkan alat berat dari sejumlah proyek infrastruktur untuk mempercepat pembukaan akses jalan di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat guna menjaga distribusi logistik serta mencegah risiko sosial.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pascabencana banjir dan longsor, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur.

“Yang terutama hari ini adalah bagaimana akses ke daerah terdampak bisa segera terbuka, supaya bantuan tidak terlambat masuk,” kata Dody pada acara Hari Bakti ke-80 PU dan Pelepasan Bantuan PU Peduli, di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan kementeriannya telah meminta kontraktor dan BUMN karya menarik sebagian besar alat berat dari pekerjaan reguler di Sumatera untuk difokuskan ke titik-titik longsor yang menghambat jalur utama.

“Saya sudah perintahkan alat berat dari proyek mereka dialihkan ke lokasi bencana. Kalau tidak menurut, pekerjaan saya batalkan,” ujarnya menegaskan.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan karena keterlambatan pembukaan akses jalan tidak hanya menghambat suplai pangan dan air bersih, tetapi juga berpotensi memicu ketegangan sosial di wilayah yang terisolasi terlalu lama.

Dody menyebut seluruh pihak terkait, mulai dari petugas PU, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, Pertamina, hingga pemerintah daerah, terus bekerja di lapangan agar pergerakan alat berat dan distribusi logistik dapat berjalan dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah.

“Tanpa membuka jalan, bantuan sandang, pangan, dan air, sebagainya akan terlambat masuk. Itu yang kami kejar sekarang,” ujarnya pula.

Dia menambahkan kehadiran dirinya di lokasi bencana belum dijadwalkan dalam waktu dekat, karena ingin memastikan fokus petugas di lapangan tidak terpecah oleh agenda kunjungan.

“Saya tidak ingin memecah fokus karena di sana sudah berusaha mati-matian, berjibaku. Kalau situasi sudah lebih kondusif dan akses mulai terbuka, saya pasti ke sana,” katanya lagi.

Kementerian PU menilai percepatan pemulihan jalur transportasi darat akan menjadi fondasi bagi pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, seiring kembalinya pasokan barang kebutuhan pokok dan layanan dasar ke wilayah-wilayah terdampak bencana.

Pada acara yang sama, Kementerian PU memberangkatkan bantuan logistik dengan total nilai Rp 1 miliar untuk membantu pemenuhan kebutuhan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: PU percepat buka akses pesisir barat buat logistik bencana Sumatera

Baca juga: Korban bertambah, BNPB percepat penanganan bencana banjir Sumatera

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |