PT Timah ajukan revisi RKAP usai laba semester I 2026 lampaui target

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Timah (Persero) Tbk mengajukan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026 setelah kinerja keuangan semester I melampaui sejumlah target tahunan yang ditetapkan.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Timah Fina Eliani mengatakan perseroan mengusulkan target finansial yang lebih tinggi seiring dengan capaian kinerja hingga Juni 2026.

"Oleh karena itu, PT Timah saat ini sedang mengajukan RKAP perubahan kepada pemegang saham agar dari sisi finansial kami mendapatkan target yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang sebelumnya disetujui," kata Fina dalam konferensi pers Public Expose Live 2026 secara daring di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan besaran target baru belum dapat disampaikan karena usulan perubahan RKAP tersebut masih dalam proses persetujuan pemegang saham.

"Untuk berapa besar targetnya, belum dapat kami sampaikan mengingat saat ini masih dalam proses persetujuan dari pemegang saham," ujarnya.

Berdasarkan paparan perseroan, Timah membukukan laba bersih Rp2,72 triliun pada semester I 2026 atau meningkat 805 persen dibandingkan Rp300 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Realisasi laba bersih tersebut telah melampaui target RKAP 2026 sebesar Rp1,61 triliun.

Data pada slide mencatat laba bersih semester I sebesar Rp2.715 miliar dan target RKAP sebesar Rp1.605 miliar.

Selain laba bersih, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) mencapai Rp3,90 triliun, meningkat 363 persen dibandingkan Rp841 miliar pada semester I 2025. Capaian tersebut juga melampaui target setahun sebesar Rp2,98 triliun.

Sementara itu, pendapatan perseroan mencapai Rp10,42 triliun, naik 147 persen dibandingkan Rp4,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Target pendapatan dalam RKAP 2026 ditetapkan sebesar Rp15,35 triliun.

Fina mengatakan peningkatan laba ditopang kenaikan kinerja produksi, kenaikan harga jual rata-rata, serta penurunan harga pokok penjualan (HPP).

"Kenaikan laba ini sejalan dengan kenaikan kinerja produksi, baik ore maupun logam seperti yang tadi sudah disampaikan, dibantu juga dari kenaikan harga jual rata-rata serta penurunan HPP," tuturnya.

Dari sisi operasional, produksi bijih timah pada semester I 2026 mencapai 12.232 ton kandungan timah (Sn) atau tumbuh 75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Produksi logam timah meningkat 58 persen menjadi 10.865 metrik ton, sedangkan volume penjualan logam timah tumbuh 85 persen menjadi 10.984 metrik ton.

Harga jual rata-rata logam timah perseroan pada semester I 2026 tercatat 49.794 dolar AS per metrik ton, meningkat 52 persen dibandingkan 32.816 dolar AS per metrik ton pada semester I 2025.

Direktur Produksi dan Komersial Timah Ilhamsyah Mahendra mengatakan capaian penjualan dan operasi pada semester I membuat perseroan optimistis terhadap perkembangan produktivitas hingga akhir tahun.

"Melihat capaian semester I dari sisi penjualan dan kinerja operasi, perseroan sangat optimistis bahwa produktivitas akan terus tumbuh konsisten hingga akhir tahun 2026," kata Ilhamsyah.

Pernyataan tersebut juga tercantum dalam rilis resmi perseroan.

Dari sisi neraca, aset perseroan tercatat Rp16,45 triliun pada akhir Juni 2026 atau meningkat 21 persen secara tahunan, sedangkan ekuitas mencapai Rp10,55 triliun atau tumbuh 25 persen.

Arus kas dari aktivitas operasi mencapai Rp3,32 triliun, naik 608 persen secara tahunan.

Pada saat yang sama, utang berbunga tercatat Rp1,08 triliun, turun 31 persen dibandingkan posisi akhir 2025.

Fina menambahkan pemegang saham juga mengarahkan agar target laba perseroan pada 2027 lebih tinggi dibandingkan target laba yang nantinya ditetapkan dalam perubahan RKAP 2026.

"Dari sisi pemegang saham juga menargetkan Timah Tbk sebagai anggota holding MIND ID agar target bottom line di tahun 2027 harus lebih tinggi jika dibandingkan target laba nanti di tahun 2026," kata Fina.

Baca juga: Penertiban Tambang Ilegal Jadi Katalis Produksi dan Kinerja TINS

Baca juga: Pemerintah siapkan aturan PT Timah serap produksi tambang rakyat

Baca juga: PT Timah lampaui target laba bersih dengan capaian Rp2,71 triliun

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |