BYD catat penjualan 40.700 unit EV hingga Agustus 2026

2 hours ago 4

Kota Bandung, Jabar (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal China, BYD mencatat penjualan lebih dari 40.700 unit kendaraan listrik (EV) di Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menyebut angka penjualan tersebut membuat BYD menguasai 37 persen persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional.

"Sejalan dengan perkembangan tersebut, BYD terus menghadirkan pilihan teknologi yang dapat mengikuti beragam karakter mobilitas masyarakat, mulai dari penggunaan sehari-hari di kawasan perkotaan hingga perjalanan bersama keluarga," kata Eagle dalam kegiatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Bandung, Jabar, Kamis.

Eagle menuturkan pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi BYD untuk terus berkontribusi dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Menurutnya, tren penjualan kendaraan listrik di dalam negeri semakin meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan.

"Hal ini menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat terhadap kendaraan elektrifikasi sekaligus menjadikan wilayah ini bagian penting dalam perkembangan BYD di Indonesia," kata dia.

Secara regional, BYD juga mencatat penjualan signifikan di Jawa Barat. Selama periode 2024 hingga Juli 2026, lebih dari 12.000 unit kendaraan listrik BYD terjual di wilayah tersebut.

Untuk memperluas jangkauan layanan, BYD bersama Denza telah memiliki 20 jaringan penjualan di titik-titik strategis Jawa Barat.

"Pencapaian ini turut diperkuat oleh ekspansi jaringan BYD Group di Jawa Barat, dengan 20 diler yang saat ini telah beroperasi dan jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai 31 lokasi," kata dia.

Dari sisi preferensi konsumen, model MPV listrik keluarga BYD M6 masih menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Barat. Kendaraan berkapasitas besar itu dinilai cocok dengan kebutuhan mobilitas keluarga di perkotaan maupun antarwilayah.

Ia berharap dengan tren penjualan yang terus meningkat, BYD dapat memperkuat kontribusi terhadap akselerasi adopsi kendaraan listrik nasional serta mendukung target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi.

Baca juga: BYD resmikan pabrik di Subang

Baca juga: BYD setop impor mobil ke Indonesia, beralih penuh ke produksi lokal

Baca juga: Usai resmikan pabrik Subang, BYD siapkan perakitan baterai di RI

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |