Trump: Bessent pernah minta tunda serangan terhadap Iran

2 hours ago 3

Dallas (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pernah memintanya menunda serangan terhadap Iran, tetapi ia menolak permintaan tersebut.

“Scott, yang merupakan orang hebat di bidang keuangan, berkata, ‘Pak, apakah ada waktu lain kita bisa melakukannya, mungkin nanti, Pak? Menurut Anda, apakah kita bisa menunda sedikit hal ini, Pak?’” Trump mengutip permintaan Bessent saat berbicara dalam Konvensi Nasional Partai Republik, Rabu (9/9).

Trump mengatakan hal tersebut tidak mungkin dilakukan.

“Saya mengatakan tidak, karena jika kita tidak menyerang mereka sekarang, mereka akan memiliki senjata nuklir dalam waktu satu bulan,” kata Trump, tanpa menjelaskan secara spesifik serangan terhadap Iran yang dimaksudkan.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas pihak Iran dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di pihak lawan.

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan, tetapi tak lama kemudian permusuhan kembali terjadi.

Konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan dan permusuhan kembali berlangsung secara sporadis.

Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran sebagai upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan tambahan beban finansial bagi Teheran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Trump: Perundingan AS-Iran masih mungkin terjadi

Baca juga: Iran sebut kembalinya AS ke MoU Islamabad dapat turunkan ketegangan

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |