Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Mahfudz Abdurrahman meminta pemerintah melalui Basarnas, TNI, dan Polri mengerahkan segala sumber daya yang ada dalam pencarian lima jurnalis bersama tiga orang lainnya yang dilaporkan hilang kontak di Selat Sunda.
"Pencarian perlu terus dioptimalkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Seluruh sumber daya dan sarana yang tersedia perlu dikerahkan secara maksimal agar proses pencarian dapat berjalan secepat dan seefektif mungkin,” kata Mahfudz di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, respons cepat dan koordinasi yang baik diperlukan, mengingat pencarian berlangsung di wilayah perairan Selat Sunda, sementara kawasan Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas vulkanik.
Dia pun menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia berharap seluruh jurnalis dan anggota rombongan yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Saya turut prihatin dan mendoakan semoga seluruh jurnalis dan anggota rombongan yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Mahfudz.
Baca juga: PFI harap tim lapangan sisir area daratan kawasan Gunung Anak Krakatau
Berikutnya, Mahfudz menekankan bahwa keselamatan para korban harus menjadi prioritas dalam pencarian. Pada saat yang sama, ia berharap keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR juga menjadi perhatian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur yang hingga kini terus melakukan pencarian.
“Kita berharap seluruh ikhtiar tim SAR membuahkan hasil secepatnya. Semoga saudara-saudara kita yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga,” kata dia.
Sebelumnya, lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda pada Senin (7/9). Kelima jurnalis tersebut, yakni M. Bagus Khoirunnas (Kantor Berita ANTARA Biro Banten), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Kantor Berita Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten terus mengoptimalkan operasi SAR dengan menerjunkan Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan nomor registrasi HR-3604 untuk mendukung pencarian itu.
"Helikopter HR-3604 berangkat dari Lanud Atang Sendjaja (ATS) pada pukul 12.36 WIB dan direncanakan tiba di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada pukul 12.52 WIB. Rute penerbangan meliputi JIExpo Kemayoran – Pantai Carita – BPBD Banten – Helipad/JIExpo Kemayoran," kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.
Dia menjelaskan helikopter tersebut membawa tujuh orang, dimana langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pencarian melalui dukungan udara, khususnya dalam pemantauan wilayah operasi SAR di sekitar Perairan Selat Sunda dan Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Helikopter Dauphin AS365 N3+ perkuat pencarian jurnalis di Selat Sunda
Baca juga: Kemkomdigi kuatkan konektivitas dalam pencarian pewarta di Selat Sunda
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































