Aceh (ANTARA) - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 1 Aceh terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, capaian pembangunan telah mencapai 15% dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026, serta penyempurnaan akhir dijadwalkan selesai pada 25 Juli 2026.
Proyek ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen, dan Kota Lhokseumawe. Ketiga lokasi tersebut memiliki tahapan pekerjaan yang relatif serupa, di mana pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi persiapan dan pematangan lahan serta pekerjaan fondasi. Saat ini, pembangunan memasuki tahap pekerjaan struktur bawah dan struktur atas.
Dalam rangka percepatan penyelesaian, proyek ini mengadopsi metode konstruksi dengan mengganti struktur atas dari beton konvensional menjadi struktur baja. Selain itu, inovasi juga diterapkan melalui penggunaan material Glassfiber Reinforced Cement (GRC) sebagai pengganti bekisting konvensional yang lebih efektif, efisien, serta mendukung percepatan pekerjaan.
Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 1 sejalan dengan implementasi Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Proyek ini diharapkan dapat membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Agung Budi Waskito (BW), menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masa depan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan. WIKA berkomitmen untuk menghadirkan proyek yang tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agung Budi Waskito.
Dengan progres yang terus berjalan dan berbagai inovasi yang diterapkan, proyek ini diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat menjelang tahun ajaran baru.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































