Jakarta (ANTARA) - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, melakukan pertemuan hangat dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan (Palace of the Nation), Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Rabu waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Megawati didampingi oleh putranya, M. Prananda Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital. Istri Prananda Prabowo, Nancy Prananda juga ikut dalam pertemuan ini.
Pertemuan ini tidak hanya membahas hubungan antar kedua negara, namun juga menjadi ajang pertukaran pemikiran dan falsafah kebangsaan.
Di hadapan Putra Mahkota, Megawati menegaskan besarnya peran dan pemikiran Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno, dalam membangun fondasi bangsa Indonesia.
Megawati pun menceritakan bagaimana nilai-nilai yang diajarkan sang ayah menjadi pegangan hidupnya hingga saat ini.
"Bung Karno, Bapak Proklamator Bangsa Indonesia, telah mengajarkan saya pentingnya keteguhan, keyakinan, kesabaran, dan keberanian. Ini yang melandasi saya dalam berjuang menjaga dan membangun Indonesia," ujar Megawati.
Baca juga: Megawati bahas kerja sama riset dengan Putra Mahkota Abu Dhabi
Mendengar penuturan tersebut, Pangeran Sheikh Khaled menyampaikan kekagumannya terhadap sosok Bung Karno.
Ia menilai pengalaman hidup Bung Karno memuat kebijaksanaan yang relevan bagi kepemimpinan masa kini.
"Bung Karno merupakan sosok luar biasa. Ini pelajaran hidup dan kebijaksanaan dalam kepemimpinan yang luar biasa bagi kami. Apakah ada buku Bung Karno yang bisa saya baca?" tanya Putra Mahkota dengan antusias.
Merespons ketertarikan tersebut, Prananda Prabowo menyerahkan sebuah cendera mata istimewa berupa buku ‘Api Islam Bung Karno’ yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
Adapun, buku itu bersampul merah-putih khas Bendera Indonesia serta wajah Bung Karno pada sisi kiri atas. Terdapat pula tulisan berbahasa Arab dan Indonesia dalam sampul buku tersebut.
Atas hal itu, Putra Mahkota kemudian meminta Prananda Prabowo untuk duduk berdampingan dengannya untuk menjelaskan soal buku tersebut.
Prananda pun menerangkan esensi dari pemikiran Bung Karno dalam buku tersebut, yang menekankan pada semangat progresif dalam beragama.
"Api Islam Bung Karno pada hakikatnya ingin menegaskan Islam adalah agama yang hidup, bergerak, dinamis, dan berkemajuan. Islam harus digali apinya, bukan abunya," kata Prananda Prabowo saat mengenalkan buku tersebut.
Putra Mahkota Abu Dhabi menyambut hangat hadiah tersebut dan mengapresiasi langkah Prananda memperkenalkan pemikiran intelektual Bung Karno ke dunia Arab.
"Terima kasih atas hadiah buku yang sangat berharga ini. Saya akan baca untuk menyelami pemikiran Bung Karno," kata Pangeran Sheikh Khaled.
Baca juga: Megawati: Kepemimpinan perempuan bukan dominasi, tapi merangkul
Baca juga: Megawati ucapkan selamat kepada para pemenang Zayed Award 2026
Baca juga: Momen Prananda Prabowo jadi fotografer dadakan Megawati di Abu Dhabi
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































