Jakarta (ANTARA) - Gunernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan apabila LRT Jakarta dari Kelapa Gading sudah dibangun hingga Dukuh Atas, maka durasi perjalanan masyarakat akan lebih efektif.
Pria yang akrab disapa Pram itu mencontohkan masyarakat dari Pondok Labu yang ingin pergi ke Kelapa Gading, nantinya hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit, karena jalur MRT dan LRT akan terintegrasi di Dukuh Atas.
"Orang naik MRT, misalnya dari Pondok Labu, mau makan di Kelapa Gading, nggak butuh lebih dari satu jam. Turun di Dukuh Atas, kemudian naik LRT ini, hanya butuh 30 menit," kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis.
Dia pun meyakini apabila transportasi semakin terintegrasi di Jakarta, maka akan mendorong angka pengguna transportasi umum semakin meningkat.
Baca juga: Hampir selesai, Pram sebut LRT Velodrome-Manggarai capai 97,99 persen
Dengan demikian, angka pengguna transportasi pribadi dapat ditekan karena diharapkan masyarakat semakin banyak yang beralih ke transportasi umum.
Pramono menyebutkan kelanjutan pembangunan LRT dari Manggarai hingga Dukuh Atas akan segera dimulai. Ia menargetkan pembangunan rute tersebut dapat dimulai pada 2027 dan selesai pada 2028.
"Untuk penyambungan atau penyelesaian trase ini, saya sudah berdiskusi dengan Asisten Keuangan, dengan Ibu Eli, dan juga dengan Jakpro. Kita akan mulai tahun depan, dan dananya sudah tersedia," ungkap Pramono.
Sementara itu, untuk LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai, dia menuturkan rute tersebut akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026.
Kendati demikian, Pramono tidak menginformasi tanggal peresmiannya. Dia juga mengatakan tarif untuk rute tersebut belum diputuskan.
Baca juga: Jakpro proyeksikan LRT Jakarta angkut 80 ribu penumpang per hari
Baca juga: Pengoperasian awal LRT Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan 26 Agustus
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































