Prabowo tegaskan komitmen hapus kelaparan di Indonesia

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, menegaskan komitmennya untuk menghapus kelaparan dan kemiskinan di seluruh tanah air.

"Karena itu, saya menerima mandat dari rakyat Indonesia. Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia," kata Prabowo dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta.

Prabowo menyatakan Indonesia merupakan negara yang subur dan kaya akan sumber daya alam sehingga tidak semestinya ada masyarakat yang mengalami kelaparan.

"Indonesia yang subur, Indonesia yang begitu banyak kekayaannya, tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia," ujarnya.

Selain masalah kelaparan umum, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya penanganan masalah gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Karena itu saya ingin anak-anak Indonesia tidak boleh ada yang kurang gizi. Tidak boleh berangkat sekolah kelaparan," kata Prabowo.

Presiden menambahkan bahwa kondisi fisik yang sehat dan kecukupan gizi menjadi syarat utama agar masyarakat dapat bekerja keras membangun bangsa.

Menurut Kepala Negara, seseorang tidak dapat bekerja keras dan berbuat baik secara optimal apabila kondisi fisiknya berada dalam keadaan lemah atau sakit.

Presiden juga menegaskan tekad seluruh jajarannya untuk berjuang sekeras-kerasnya demi membebaskan masyarakat Indonesia dari jerat kemiskinan.

"Karena itu saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo ingatkan bangsa Indonesia harus kuat agar tidak dijajah

Baca juga: Prabowo resmikan Balai Pertemuan dan Fakultas Kedokteran Unida Gontor

Baca juga: Momen Prabowo cium mushaf Al Quran hadiah dari Gontor

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |