Rumah Indonesia atasi kendala teknis Asian Games di Nagoya

3 hours ago 5

Nagoya, Jepang (ANTARA) - Rumah Indonesia di Nagoya mampu memberikan manfaat bagi atlet dan ofisial selama berjuang dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026, demikian disampaikan Chef de Mission (CdM) atau Ketua Kontingen Tim Indonesia Todotua Pasaribu.

"Rumah Indonesia kami desain, kami persiapkan sebagai tempat berkumpul. Ada command center. Dalam situasi Nagoya saat ini, kami sudah menyiapkan satu lantai yang kami jadikan tempat istirahat," ungkap Todotua setelah meresmikan Rumah Indonesia di distrik Sakaemachi, Nagoya, Sabtu.

Sebelumnya, pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menuai banyak kritikan dari para peserta berbagai negara akibat masalah teknis.

Sejumlah kontingen negara mengeluhkan porsi makanan yang tidak cukup, hingga kekurangan tempat penginapan yang mengakibatkan beberapa kontingen terpaksa menginap di lokasi yang tidak seharusnya.

Namun kondisi itu tidak mempengaruhi Kontingen Merah Putih berkat kehadiran Rumah Indonesia di Nagoya. Sejumlah atlet dan ofisial Indonesia yang sempat terdampak masalah teknis tersebut, dapat difasilitasi oleh pemerintah.

Baca juga: Rumah Indonesia diresmikan, dukung kelancaran atlet dalam Asian Games

"Karena memang kondisi akomodasi yang kemarin sempat terjadi (kekacauan), ada beberapa atlet maupun ofisial kita yang terdampak. Sambil kami bantu tuntaskan masalah akomodasi mereka di hotel, mereka kami inapkan di sini. Rumah Indonesia menjalankan fungsinya dengan baik," tutur Todotua.

Rumah Indonesia merupakan fasilitas gedung akomodasi multifungsi yang disiapkan, guna mendukung kelancaran atlet selama berlaga dalam ajang Asian Games 2026 pada 19 September-5 Oktober.

Fasilitas tersebut dapat difungsikan sebagai penginapan hingga pusat koordinasi kontingen.

Rumah Indonesia di Nagoya telah diresmikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, hingga Ketua Komite Olimpiade Nasional (NOC) Raja Sapta Oktohari, pada Sabtu 19 September.

Baca juga: Indonesia akan tampilkan budaya Batak dalam pembukaan Asian Games

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |