Prabowo tegaskan Indonesia harus kuat agar bisa bantu Palestina

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat agar mampu membantu masyarakat yang tertindas oleh bangsa lain, seperti yang dialami Palestina.

"Karena dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain," kata Prabowo dalam sambutannya pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu.

Prabowo mengatakan kondisi masyarakat Palestina yang terus menghadapi serangan menjadi salah satu hal yang mendorong pentingnya Indonesia membangun kekuatan nasional.

Prabowo sebelumnya mengaku teringat masyarakat Palestina ketika menyampaikan sambutan dalam acara peringatan 100 tahun Ponpes Gontor tersebut.

Prabowo yang diberikan kafiyeh oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Sattari di sela pidatonya, terlihat menyeka matanya dengan sorban khas tersebut saat kembali ke atas mimbar.

Presiden Prabowo juga meneriakkan "Free Palestine" berkali-kali saat berpidato.

"Saya minta maaf. Tadi saya teringat saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.

Baca juga: Prabowo teringat Palestina saat hadiri 100 tahun Gontor

Prabowo mengatakan Indonesia perlu belajar sungguh-sungguh dan membangun bangsa yang kuat agar memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan.

"Saya kira ini justru yang mendorong kita semua, apalagi saudara-saudara, apalagi para kiai, apalagi para ulama, apalagi para pendidik di institusi-institusi seperti Gontor ini. Ini saya kira harus mendorong dan memicu suatu kehendak," katanya.

Menurut Prabowo, kekuatan bangsa juga berkaitan dengan kemampuan untuk berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada bangsa lain.

Kepala Negara menambahkan Indonesia harus mampu mengurus, menjaga, dan memperkuat dirinya sendiri dengan mengelola kekayaan yang dimiliki.

Prabowo juga mengingatkan pentingnya belajar dari sejarah agar Indonesia tidak kembali mengalami penjajahan.

"Dan kita harus bertekad, jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapa pun. Kita harus kuat," kata Prabowo.

Baca juga: Prabowo tegaskan Gontor tak boleh ikut politik praktis

Baca juga: Prabowo teriakkan "Free Palestine" dan kenakan kafiyeh di Gontor

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |