Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mendukung rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mewujudkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) multiyear demi menjaga kesinambungan pembinaan atlet.
Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan kesinambungan pelatnas diperlukan agar persiapan atlet tidak terhenti setelah Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, yang berlangsung 19 September sampai 4 Oktober.
"Kami berharap akan berjalan berkesinambungan setelah Asian Games 2026 karena pada 2027 kami akan mengikuti sejumlah ajang penting, salah satunya kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028," kata pria yang kerap disapa Pristiawan itu di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas persiapan atlet, terlebih panjat tebing Indonesia memiliki agenda kompetisi yang padat setelah Asian Games 2026. Program latihan yang berkesinambungan juga memberi ruang bagi pelatih untuk menyusun target peningkatan performa secara bertahap.
Baca juga: Kemenpora tunjukkan komitmen dukung pengembangan atlet panjat tebing
Wahyu menilai Kemenpora selama setahun terakhir telah banyak membantu kebutuhan pelatnas panjat tebing yang berpusat di Kota Bekasi, Jawa Barat. Dukungan tersebut membuat para atlet dapat mengikuti sejumlah kejuaraan dunia sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi internasional.
Dia berharap pola dukungan tersebut dapat terus dipertahankan melalui pelatnas multiyear sehingga pembinaan tidak berjalan terputus-putus. Kesinambungan program sangat penting untuk menjaga ritme latihan, mengevaluasi perkembangan atlet, serta menyiapkan regenerasi secara konsisten dan terukur.
Setelah Asian Games 2026, agenda World Climbing Series menjadi momentum penting untuk mengukir prestasi sekaligus memperkuat pembinaan. Ditambah, sejumlah ajang pada 2027 menjadi jembatan menuju Olimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat.
Pada Juni lalu, Kemenpora menggagas skema pelatnas multiyear dan telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam rancangan itu, Kemenpora akan memisahkan pos pembiayaan antara anggaran pelatnas dan kebutuhan untuk pengiriman atlet atau kontingen dalam ajang internasional, agar alokasi dana untuk latihan bisa lebih fokus.
Baca juga: Pelatih inginkan pelatnas panjat tebing berkelanjutan
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































