Polri distribusi bantuan dengan helikopter ke Taput dan Tapteng

1 hour ago 1
Kapolri telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari bahan makanan, alat komunikasi, genset, hingga peralatan SAR dan medis. Pengiriman dilakukan bertahap, baik dari Mabes Polri maupun dari polda-pol

Jakarta (ANTARA) - Polri kembali melaksanakan distribusi bantuan logistik kepada korban bencana di wilayah Tapanuli Utara (Taput) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui metode airdrop menggunakan helikopter, Minggu.

Bantuan dijatuhkan di tiga lokasi yang masih terisolasi akibat banjir, yaitu Desa Pagaran Lambung di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Desa Naga Timbul dan Desa Nauli di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Kapolri telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari bahan makanan, alat komunikasi, genset, hingga peralatan SAR dan medis. Pengiriman dilakukan bertahap, baik dari Mabes Polri maupun dari polda-polda tetangga yang tidak terdampak," kata Waastamaops Kapolri Irjen Pol Laksana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu,

Laksana menegaskan bahwa Polri bergerak cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat. Upaya ini merupakan kelanjutan dari operasi besar pengiriman bantuan logistik yang dilakukan Mabes Polri pada 29 November 2025, dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe.

Polri mengerahkan kekuatan udara dan logistik untuk membantu wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fasilitas udara disiapkan maksimal untuk memastikan percepatan distribusi ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Karena akses darat di sejumlah wilayah Taput dan Tapteng masih terputus serta cuaca berubah-ubah, metode airdrop menjadi pilihan efektif untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu.

Melalui helikopter, petugas menurunkan makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan darurat lainnya untuk warga yang telah beberapa hari terisolasi.

Seorang warga Desa Pagaran Lambung mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima kiriman bantuan tersebut.

“Kami terputus sejak banjir besar itu. Bantuan yang dijatuhkan dari helikopter ini benar-benar menyelamatkan kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Polri menegaskan pendistribusian akan terus berlangsung, baik melalui udara maupun jalur alternatif lainnya, hingga seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan secara merata.

Selain untuk masyarakat, sebagian bantuan juga diperuntukkan memperkuat operasional kepolisian di lapangan yang berjibaku membantu evakuasi dan penanganan bencana.

Baca juga: Polri kirim 4,4 ton logistik untuk korban bencana di Sumatera Utara

Baca juga: Polda Riau kerahkan 390 personel bantu evakuasi korban banjir di Agam

Baca juga: Bantuan 2,5 ton logistik dan RON dari Mabes Polri tiba di Aceh

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |