Moskow (ANTARA) - Kepolisian Nasional Prancis akan mengerahkan 8.000 petugas dari semua unit guna memastikan keamanan selama KTT G7 pada Juni mendatang, kata lembaga tersebut pada Rabu (27/5).
KTT G7 di bawah kepresidenan Prancis akan berlangsung pada 15-17 Juni di Kota resor Prancis Evian-les-Bains, di tepi Danau Jenewa.
"Kepolisian Nasional akan memastikan keamanan dan perlindungan tujuh kepala negara dan delegasi mereka. Total 8.000 petugas dari semua unit khusus (keamanan publik, layanan perlindungan, penegakan hukum, polisi yudisial, intelijen, dll.) akan dikerahkan," demikian menurut pernyataan kepolisian di X.
Pihak keamanan juga akan memanfaatkan drone dan tindakan anti-drone, sementara itu keamanan di perbatasan akan lebih diperketat.
Para pemimpin G7 akan tiba di bandara Jenewa pada 15 Juni, setelah itu mereka akan berada di bawah perlindungan Dinas Keamanan Pejabat Tinggi Prancis (SDLP), menurut pernyataan.
Sebelumnya pada Januari, kabinet Swiss mengatakan tentara mereka akan turut menjaga keamanan di KTT G7.
Hingga 5.000 personel militer bisa dikerahkan untuk tujuan ini, dan wilayah udara di sekitar daerah Jenewa juga akan dibatasi.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: G7 sepakat kurangi ketergantungan mineral kritis pada China
Baca juga: Negara-negara G7 minta Ukraina terapkan reformasi anti-korupsi
Baca juga: Trump sebut akan absen dari KTT Darurat G7, ragukan nilai NATO bagi AS
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































