Pohon di Taman Kota Cawang dipangkas agar terlihat jelas dari luar

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan penopingan atau pemangkasan pohon di sekitar Taman Kota Cawang, Kebon Pala, Makasar, agar taman tersebut terlihat lebih jelas dari luar.

"Kita melakukan penopingan dan perapihan di bagian dalam untuk meminimalisir tertutupnya pemandangan dari luar," kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur Dwi Ponangsera di Taman Kota, Cawang, Jakarta Timur, Jumat.

Menurut dia, penopingan bukan berarti menebang pohon, melainkan memangkas dahan dan ranting yang terlalu rimbun agar sirkulasi udara dan pencahayaan alami tetap optimal. Penopingan pohon rimbun difokuskan di sepanjang pagar sisi luar taman.

Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan memastikan taman tetap nyaman tanpa mengurangi fungsi ekologisnya.

"Hari ini, penopingan di sepanjang pagar sisi luar, targetnya selesai hari ini," ujar Dwi.

Personel gabungan dan bantuan dari Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) dikerahkan untuk mempercepat proses pemangkasan.

Baca juga: Diduga tempat prostitusi, Pemkot tutup dua akses Taman Kota Cawang

Ranting-ranting hasil penopingan langsung dibersihkan agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung maupun pengguna jalan di sekitar taman.

Sementara itu, Camat Makasar Dimas Prayudi menjelaskan penataan itu merupakan respons atas masukan masyarakat terkait kerawanan di area taman yang dinilai terlalu tertutup.

Dengan dibukanya pandangan dari luar, maka diharapkan fungsi pengawasan sosial dapat berjalan lebih efektif.

"Kita bersama Suku Dinas Pertamanan, kelurahan, kecamatan, dan tiga pilar melakukan upaya preventif agar taman ini bisa kembali optimal, salah satunya melalui penopingan, supaya tidak ada lagi sudut-sudut tertutup yang rawan disalahgunakan," jelas Dimas.

Dia menegaskan taman kota sejatinya menjadi ruang publik untuk berolahraga, bersantai, serta berinteraksi sosial secara positif. Oleh karena itu, penataan vegetasi menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Selain penopingan, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga memasang dua lampu tembak di kawasan Taman Kota Cawang.

Baca juga: Cegah prostitusi, Pemkot pasang lampu tembak di Taman Kota Cawang

Penerangan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan potensi kerawanan sosial atau aktivitas negatif lainnya di ruang terbuka hijau tersebut.

Dimas mengungkapkan pemasangan lampu tembak dilakukan untuk memastikan area taman terlihat jelas dari luar, terutama saat malam hari.

Tak hanya penataan fisik, pengawasan juga diperketat melalui operasi malam yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta unsur tiga pilar, yakni TNI dan Polri. Operasi rutin dimulai pukul 21.00 WIB untuk memastikan situasi taman tersebut tetap kondusif.

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @ijoel yang memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki masuk ke Taman Kota di kawasan Cawang melalui pinggiran pagar.

"Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowo-cowo entah cowo bagaimana, saya tidak tau indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," ucap seseorang yang mengambil video di lokasi, seperti dikutip Instagram @ijoel.

Baca juga: Satpol PP dan tiga pilar gencarkan patroli malam di Taman Kota Cawang

Baca juga: Pemkot temukan alat kontrasepsi usai penertiban di Taman Kota Cawang

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |