Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan membangun Hunian Tetap (Huntap) atau "Rumah Tumbuh" bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
"Harapannya rumah tumbuh ini menjadi motivasi warga untuk bangkit dari musibah yang dialaminya," kata Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Bencana PMI Jakarta Selatan, Junaidi Adipiun di Jakarta, Rabu.
Junaidi mengatakan bahwa "Rumah Tumbuh" ini menjadi bukti dukungan agar masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor mendapatkan tempat tinggal yang nyaman dan aman.
Rencananya, PMI akan membangun Huntap berukuran 4x6 meter persegi (m2) dengan dua kamar, konstruksi perangkap jaringan, dinding dari papan semen serat kaca serta fasilitas sanitasi mandi, cuci dan kakus (MCK).
Baca juga: Layanan kesehatan tetap ada di Malalak Sumbar berkat relawan dan mahasiswa
Seorang Pengurus PMI Jakarta Selatan, Imam Kusmanto mengatakan bahwa Huntap akan dibangun PMI Jakarta Selatan bagi warga Malalak khususnya di Nagari Toboh.
"Belasan Huntap tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang belum terdata sebagai penerima huntap dari pihak lainnya," katanya.
Program sosial ini bertujuan agar tidak tumpang tindih dengan program hunian sementara (huntara) yang digagas pemerintah maupun swasta.
Staf Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Jerman Jendra menyampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi atas dukungan PMI untuk membantu masyarakat di wilayah ini dalam pemenuhan tempat tinggal. "'Rumah Tumbuh' ini dapat dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Baca juga: Kopi "tungkuik" yang masih bertahan di tengah kepungan galodo
Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi dan Koordinator Lapangan PMI Provinsi Sumbar untuk perwakilan Kecamatan Malalak, Ahmad Jais menyebutkan bahwa untuk mendapatkan Huntap tersebut, PMI mensyaratkan agar dibangun di tanah milik calon penerima demi menghindari konflik di kemudian hari.
"Kemudian, PMI juga menargetkan calon penerima manfaat bisa menempati Huntap selama empat tahun agar selama kurun waktu itu mereka kembali pulih secara ekonomi," katanya.
PMI memulai tahap pembangunan Huntap pada 3 Februari 2026. Sebelum itu, tim dari PMI Jakarta Selatan terlebih dahulu datang ke Kabupaten Agam untuk mengecek lokasi pembangunan Huntap.
Sumber dana PMI Kota Jakarta Selatan (Jaksel) dalam program hunian/rumah tumbuh ini berasal dari donatur Perbanas, PT Duta Elok Persada, Asosiasi Konsultan Pialang Asuransi dan sebagainya.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































