Jakarta (ANTARA) - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat pergerakan aktivitas pelintas batas Indonesia-Timor Leste yang datang dan berangkat pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 sebanyak 265 orang.
Kepala PLBN Wini Reynold Urban dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan aktivitas pelintas batas di wilayah tersebut masih tergolong normal, dan terkendali. Aktivitas tersebut didominasi oleh warga yang datang.
“Berdasarkan data yang kami himpun, perlintasan keberangkatan mencapai 80 orang, dan yang datang sebanyak 176 orang,” kata Reynold.
Dia merinci dari 80 orang yang berangkat dari PLBN Wini terdiri atas 33 orang warga negara Indonesia (WNI) dan 47 orang warga negara asing (WNA). Sedangkan yang datang 176 orang terdiri atas 17 WNI dan 159 WNA.
PLBN Wini juga mencatat pergerakan kendaraan lintas negara sebanyak 21 unit kendaraan yang melakukan keberangkatan, terdiri atas 19 unit kendaraan pribadi dan dua angkutan kargo. Sedangkan kendaraan yang masuk sebanyak 44 unit.
“Kendaraan yang masuk melalui PLBN Wini sebanyak 44 unit, didominasi kendaraan pribadi sebanyak 39 unit dan sisanya lima unit kendaraan kargo,” ujarnya.
Baca juga: Jumlah pelintas batas meningkat di PLBN Mota Ain jelang Idul Fitri
Sementara itu, aktivitas kunjungan ke kawasan PLBN Wini turut mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 54 wisatawan memanfaatkan momen libur Lebaran 2026 yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi untuk berkunjung ke kawasan PLBN Wini.
Menurut dia, secara umum situasi perlintasan masih berada dalam kondisi terkendali. Namun, pihaknya tetap menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna menghadapi potensi lonjakan mudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Perlintasan di PLBN Wini saat ini masih terpantau normal dan kondusif. Namun, kami tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi arus mudik dan libur Idul Fitri,” kata Reynold.
Baca juga: Menengok kemegahan tapal batas NTT-Timor Leste
PLBN Wini telah menyiapkan Posko Pelayanan Terpadu sebagai bentuk kesiapsiagaan mengantisipasi lonjakan pelintas batas.
Selain itu juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait yang tergabung dalam unsur costums, imigration, quarantine, and scurity (CIQS).
“Kami menyiapkan posko bersama dan layanan kesehatan melalui BKK PLBN Wini, sebagai upaya memastikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di wilayah perbatasan,” katanya.
Baca juga: Aktivitas perlinasan di PLBN Motaain alami peningkatan jelang Lebaran
Baca juga: PLBN Aruk: 1.510 orang masuk dari Malaysia jelang Lebaran
Baca juga: Aktivitas di PLBN Sota masih normal jelang Idul Fitri 1447 H
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































