Jakarta (ANTARA) - Pickleball makin populer di kalangan masyarakat, Pengurus Besar Indonesia Pickleball Federation (PB IPF) berekspansi dengan membuka sejumlah lapangan pickleball di Jakarta Selatan dan kota wisata Cileungsi, Jawa Barat.
Wakil Ketua Umum PB IPF Harlin Rahardjo mengatakan bahwa langkah ini diambil federasi untuk bisa memberikan ruang kepada masyarakat untuk bisa bermain pickleball.
"Hampir setiap bulan sekarang ada kejuaraan antarkomunitas di lapangan-lapangan pickleball. Ini akan terus kita dorong di seluruh provinsi agar pickleball semakin dikenal dan digemari,” kata Harlin dalam keterangan resmi Kamis.
Ke depannya, PB IPF juga mendorong pickleball untuk masuk ke sekolah-sekolah karena olahraga ini sangat relevan dengan lingkungan sekolah.
Harlin Rahardjo menilai pickleball sangat relevan untuk lingkungan sekolah. Dari sisi ukuran, lapangan pickleball setara dengan bulu tangkis dan format permainan beregu menjadikannya alternatif ideal untuk pengembangan olahraga pelajar.
“Pickleball cocok dimainkan di sekolah. Kita ingin ada kejuaraan beregu antarsekolah, terbuka untuk siapa saja. Dengan begitu, pembinaan usia dini bisa tumbuh di seluruh Indonesia,” ungkap Harlin.
Harlin berharap ekosistem pickleball pelajar berkembang seperti liga basket sekolah yang sukses, dengan dukungan penuh dari guru, pelatih, kepala sekolah, hingga pemerintah daerah. Untuk itu, Harlin mengajak semua pihak— termasuk media —turut mendukung sosialisasi dan pengembangan pickleball ke sekolah-sekolah dan daerah.
“Saya butuh dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan wartawan, agar sosialisasi berjalan luas dan meriah. Tujuannya sederhana, pickleball dikenal masyarakat, digemari lintas usia, dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat Indonesia,” ujar Harlin.
Di bulan Ramadhan ini, PB IPF mengajak awak media untuk mengenalkan pickleball sebagai salah satu olahraga alternatif untuk ngabuburit menunggu buka puasa.
"Kami ingin mengenalkan cara bermain, aturan, sekaligus rasa fun dan kegembiraan olahraga ini. Pickleball cocok untuk ngabuburit karena tidak terlalu intens, tidak menguras tenaga, gerakannya ringan, tapi tetap aktif dan menyehatkan,” ujar Harlin.
Baca juga: Rakernas Pickleball bahas strategi PON, SEA Games hingga Olimpiade
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































