Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menyatakan, kendaraan berbasis compressed natural gas (CNG) dapat menjadi solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik.
Hal itu menurut Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman terlihat dari hasil program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) bertajuk Bengkel Standby Idul Fitri 1447 H yang digelar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Cirebon, Jawa Barat, selama periode mudik Lebaran 2026.
"Program ini menunjukkan bahwa kendaraan berbasis CNG dapat menjadi solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan, program tersebut menghadirkan Tim Siaga yang beroperasi selama 24 jam. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 55 kendaraan telah dilayani, yang terdiri dari 40 unit bajaj dan 15 unit mobil berbahan bakar gas (BBG).
Baca juga: PGN bantu mobil bengkel keliling BBG dorong pemanfaatan energi bersih
Inisiatif tersebut, tambahnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan infrastruktur energi alternatif di jalur mudik, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan BBG.
Penguatan pemanfaatan CNG di jalur mudik, menurut dia, sejalan dengan kebutuhan energi yang semakin mengarah pada solusi yang lebih bersih dan efisien.
"Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, energi bersih bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan," katanya.
Oleh karena itu, Fajriyah menambahkan optimalisasi gas bumi, termasuk CNG, menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan biaya bagi masyarakat.
Baca juga: PGN pasang lagi 40 unit Converter Kit BBG mobil transportasi online
"Dengan dukungan infrastruktur dan layanan yang semakin andal, kami berharap adopsi CNG dapat terus meningkat, terutama pada momentum mobilitas tinggi seperti periode Lebaran,” ujarnya.
Program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) bertajuk Bengkel Standby Idul Fitri 1447 H digelar PT PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina, bersama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan Komunitas Mobil Gas (Komogas).
Sementara itu, Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menegaskan, program ini merupakan langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.
Ia menjelaskan, kegiatan difokuskan pada peningkatan keandalan kendaraan BBG melalui layanan teknis langsung di SPBG, sehingga pengguna dapat melakukan pengecekan maupun perawatan secara cepat dan mudah.
Baca juga: PGN bagikan paket sembako untuk pengemudi bajaj berbahan bakar gas
"Layanan bengkel siaga di SPBG hadir agar proses pengecekan dan perawatan dapat dilakukan secara cepat dan praktis," ujarnya.
Ketua Umum Komogas, Andy Lala menilai layanan bengkel siaga tersebut sebagai dukungan nyata yang manfaatnya dirasakan langsung para pengguna kendaraan BBG, khususnya pada momentum mudik.
"Kehadiran bengkel siaga ini sangat membantu, terutama bagi pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh memberikan rasa tenang karena ada kepastian layanan jika dibutuhkan, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat beralih ke energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan," katanya.
Pewarta: Subagyo
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































