Petugas damkar dikeroyok begal, Pramono: laporkan ke penegak hukum

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapannya terkait aksi pengeroyokan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) oleh kawanan pelaku begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.

Pramono mengaku baru mendengar informasi tersebut. Kendati demikian, ia meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar memberikan dukungan bantuan dan melakukan pengawalan pelaporan ke aparat penegak hukum.

"Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum," ujar Pramono di Jakarta, Rabu.

Pramono menegaskan, aksi kriminalitas tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh kembali terjadi di Jakarta.

Oleh karenanya, Pramono menekankan bahwa Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi siapa pun.

"Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum," tegas Pramono.

Sebelumnya, seorang petugas pemadam kebakaran menjadi korban begal di Gambir, Jakarta Pusat.

Korban mengalami luka-luka dan kerugian materiil karena kehilangan motor dan ponsel.

Baca juga: Seniman tato Kota Tua alih profesi jadi pembegal karena butuh uang

Baca juga: Pengendara motor di Kampung Melayu dibegal hingga patah tulang

Baca juga: Pembegal di Tambora Jakbar gunakan airsoft gun

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |