Pertemuan KSP dan Dubes Arab Saudi bahas haji hingga investasi

22 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman dan Duta Besar Arab Saudi untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Faisal Bin Abdullah H. Amodi melakukan pertemuan untuk membahas berbagai agenda strategis, mulai dari kemudahan layanan haji dan umrah, hingga investasi.

"Pembangunan sarana ini diharapkan dapat semakin memudahkan dan melancarkan ibadah jamaah haji dan umrah asal Indonesia," kata Dudung dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dudung, yang pernah menjadi Amirul Hajj Indonesia pada 2025, menyampaikan bahwa permasalahan pengelolaan jamaah haji saat ini semakin sedikit dan tertangani dengan baik.

Dia juga menegaskan atensi serius Presiden Prabowo Subianto yang sedang memperjuangkan pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah.

Duta Besar Faisal Bin Abdullah H. Amodi menyoroti komitmen investasi Arab Saudi sebesar 27 miliar dolar AS atau sekitar Rp437 triliun yang disepakati saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi pada Juli 2025.

Hal itu menurut dia, ditambah dengan komitmen investasi dari kunjungan Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud pada Maret 2017 sebesar 15 miliar dolar AS, sehingga total komitmen investasi Arab Saudi ke Indonesia telah mencapai lebih dari 40 miliar dolar AS.

Pemerintah Arab Saudi berharap adanya tindak lanjut terkait komitmen tersebut, khususnya di bidang energi terbarukan dan lingkungan.

Terkait penyelenggaraan haji, Dubes Faisal memastikan bahwa keselamatan dan keamanan jamaah haji Indonesia terjamin.

Menurut dia, saat ini Arab Saudi telah menyelesaikan 230.000 visa untuk jamaah haji Indonesia, yang merupakan jumlah terbesar di dunia atau sekitar 10 persen dari total keseluruhan jamaah haji.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Arab Saudi mengajukan permohonan kebijakan bebas visa masuk ke Indonesia bagi warga negaranya, merujuk pada kebijakan serupa yang telah diterapkan oleh beberapa negara Muslim seperti Malaysia.

Selain itu, Arab Saudi juga memohon dukungan Kepala Staf Kepresidenan agar pertemuan lanjutan Dewan Koordinasi Tinggi Arab Saudi dapat dilangsungkan di Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral.

Sebagai tindak lanjut, Kantor Staf Presiden (KSP) akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri mengenai rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo dan permohonan bebas visa tersebut.

KSP juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mengawal pelaksanaan ibadah haji, serta merancang pertemuan lanjutan dengan Kedutaan Besar Arab Saudi.

Sebagai bentuk penghormatan dan eratnya hubungan kekeluargaan, Pemerintah Arab Saudi turut menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto serta Kepala Staf Kepresidenan dan istri untuk menjadi Tamu Raja pada musim haji tahun 2027.

Baca juga: Diutus Prabowo, Dudung jembatani komunikasi pemerintah dengan ulama

Baca juga: KSP perkuat pengaduan masyarakat untuk pantau program Presiden RI

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |