Pertamina tambah alokasi elpiji 3 kg di tiga kabupaten selama Ramadhan

2 weeks ago 16

Blora (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memberikan tambahan alokasi elpiji 3 kilogram (Kg) di tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Blora, Rembang, dan Grobogan untuk memperkuat alokasi sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan.

"Adapun tambahan fakultatif harian selama Ramadan 2026 untuk Kabupaten Grobogan sebanyak 35.840 tabung, Kabupaten Rembang sebanyak 19.560 tabung, dan Kabupaten Blora sebanyak 23.520 tabung," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan di Blora, Selasa.

Ia mencatat penyaluran elpiji bersubsidi sepanjang 2025 di tiga kabupaten tersebut menunjukkan tingginya konsumsi masyarakat terhadap elpiji bersubsidi. Di Kabupaten Grobogan realisasi penyaluran selama 2025 mencapai 12.369.000 tabung, Kabupaten Rembang 6.516.333 tabung, dan Blora sebanyak 8.176.333 tabung.

Ia menyampaikan tambahan fakultatif harian tersebut disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi kenaikan konsumsi rumah tangga dan pelaku usaha mikro selama Ramadhan.

"Khusus di Blora, tambahan 23.520 tabung tersebut setara 88 persen dari alokasi harian normal yang berkisar 26.728 tabung per hari. Sedangkan saat ini realisasi penyaluran berkisar 80 persen dari alokasi harian dan diperkirakan meningkat sekitar 5 persen selama Ramadhan," ujarnya.

Secara keseluruhan, Pertamina menyalurkan tambahan 1,1 juta tabung atau setara 3.544 metrik ton untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai 17 Februari 2026. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1 juta tabung dialokasikan untuk Jawa Tengah dan 144.000 tabung untuk DIY, atau setara lebih dari 75 persen dibandingkan penyaluran normal harian.

Taufiq menegaskan tambahan pasokan tersebut bertujuan memastikan stok di pangkalan resmi tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.

Selain itu, Pertamina juga mengimbau masyarakat mampu untuk beralih menggunakan elpiji non-subsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg agar subsidi tepat sasaran.

Pembelian elpiji 3 kg diharapkan dilakukan di pangkalan resmi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000 per tabung.

"Dengan langkah tersebut, distribusi elpiji 3 kg di tiga kabupaten diharapkan tetap lancar dan kondusif selama Ramadan," ujarnya.

Baca juga: Pertamina jamin kelancaran distribusi LPG 3 kg di Jatim

Baca juga: Pertamina tambah 1,1 juta tabung elpiji 3 kg untuk stok Jateng-DIY

Baca juga: Polda Jabar ungkap praktik suntik LPG subsidi di Cimaung Bandung

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |