Pertamina pastikan pasokan BBM di Flores aman pascagempaM7,7

1 week ago 7

Kupang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan pasokan bahan bakar minyak (BBM) aman di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi dengan magnitudo (M) 7,7 yang terjadi di Flores pada Sabtu pagi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dari Surabaya mengatakan keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi prioritas utama Pertamina dalam menghadapi situasi kebencanaan.

“Pertamina menyampaikan keprihatinan atas gempa yang terjadi di NTT. Kami terus melakukan pengecekan dan memastikan seluruh sarana penyaluran BBM dalam kondisi aman,” katanya saat dikonfirmasi.

Pertamina melakukan pemantauan terhadap kondisi sarana dan fasilitas penyaluran BBM di Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai Raya, serta wilayah terdampak lainnya.

Hasil pengecekan awal menunjukkan seluruh lembaga penyalur BBM dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kerusakan pada sarana utama.

Sebagai langkah kehati-hatian, operasional pada sejumlah lembaga penyalur dihentikan sementara hingga pemeriksaan fasilitas selesai dan kondisi dinyatakan aman.

Ia mengatakan penghentian sementara operasional di sejumlah titik merupakan langkah kehati-hatian untuk memastikan aspek keselamatan terpenuhi sebelum pelayanan kembali dilakukan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau dampak gempa, termasuk gangguan kelistrikan dan kondisi ruas jalan Trans Ende-Bajawa yang mengalami longsor, lanjutnya.

Ahad mengatakan Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM tetap dalam kondisi aman dan menyiapkan langkah pengamanan pasokan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi setelah kondisi memungkinkan.

Untuk wilayah Reo, ketahanan stok saat ini tercatat Avtur sekitar sembilan hari, Biosolar enam hari, Pertamina Dex empat hari, Pertamax lima hari, dan Pertalite lima hari.

Selain menjaga keandalan energi, ia mengatakan Pertamina melalui Pertamina Peduli menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa.

Bantuan berupa makanan siap santap dan paket sembako yang terdiri atas beras, minyak goreng, susu, air mineral, roti, serta kebutuhan dasar lainnya.

Pertamina juga menyiapkan dukungan logistik berupa tenda darurat, terpal, selimut, hygiene kit, dan obat-obatan untuk mendukung kebutuhan sekitar 1.000 pengungsi di Posko Bencana Reo.

Ahad menegaskan seluruh bantuan akan disalurkan melalui koordinasi dengan pihak terkait di lapangan agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami terus melakukan pemeriksaan sarana dan fasilitas secara berkala serta memperkuat koordinasi di wilayah terdampak guna memastikan layanan energi dapat kembali berjalan secara aman dan bertahap.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta mengacu pada informasi resmi pemerintah dan Pertamina terkait ketersediaan BBM maupun perkembangan layanan energi di wilayah terdampak.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, pada pukul 05.58 WITA atau pukul 04.58 WIB. BNPB, pada pukul 12.30 WIB, mencatat 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat dan 11 orang luka ringan terdampak gempa tersebut.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |