Padang (ANTARA) - Pertamina Fuel Terminal (FT) Siak Riau dan Jambi membantu distribusi BBM ke sejumlah daerah di Sumatera Barat untuk menjaga pasokan menyusul terputusnya jalan nasional dan alternatif Padang - Bukittinggi yang amblas akibat banjir dan longsor.
"Pertamina melakukan berbagai upaya menjaga distribusi BBM dan LPG agar tetap aman di tengah bencana alam di Sumbar, salah satunya skema alih distribusi perbantuan dari fuel terminal Siak dan Jambi, untuk membantu distribusi dari Teluk Kabung Padang," kata Senior Area Manajer Retail Sumatera Barat, Fakhri Rizal Hasibuan di Padang, Minggu.
Perbantuan dan alih distribusi itu untuk membantu pasokan BBM ke beberapa daerah yang berbatasan khususnya di wilayah bagian utara dan barat dari Sumatera Barat.
Hal itu untuk mengatasi kendala terputusnya jalan Padang - Bukitinggi di kawasan Mega Mendung Lembah Anai serta jalur alternatif Padang-Malalak-Bukittinggi yang amblas karena tergerus banjir bandang dan longsor.
Baca juga: BPH Migas kawal pemulihan distribusi BBM di wilayah terdampak bencana
Dengan kondisi itu, satu-satunya jalur yang bisa dilintasi adalah jalur Sitinjau Lauik, namun jarak dan waktu tempuh lebih jauh dan lama dibanding jalur Padang-Bukitinggi.
Untuk memastikan distribusi tetap terpenuhi, Pertamina juga melakukan penambahan armada mobil tangki BBM sebanyak 17 unit dengan masing-masing kapasitas 16.000 liter dengan total daya angkut sebesar 272.000 liter.
"Penyesuaian kapasitas pengiriman ke Kabupaten Pasaman menggunakan armada mobil tangki muatan 8.000 liter," katanya.
Dalam setiap pengiriman, armada truk tanki menggunakan patwal untuk distribusi BBM dan menjamin kelancaran distribusi ke lokasi pengiriman.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Distribusi BBM di Aceh dalam pemulihan
Perbantuan distribusi juga dilakukan pada distribusi LPG untuk SPBE. Integrated Terminal Dumai diperbantukan memasok untuk dua wilayah di utara Sumbar yakni Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Payakumbuh.
Sedangkan untuk menjangkau daerah yang terisolasi, contohnya penyaluran tabung LPG 3 kg ke wilayah Paninggahan dan Muaro Pingai Kabupaten Solok serta wilayah Tiku Kabupaten Agam yang terisolasi akibat banjir dan longsor dilakukan dengan menggunakan perahu untuk menjangkau wilayah tersebut.
"Operasional SPBE di hari Minggu (reguler tidak operasi) untuk dapat memenuhi kebutuhan tabung LPG 3 kg,: kata Fakhri,
Sama halnya dengan pengangkutan BBM, pengawalan armada skid tank LPG menuju SPBU juga menggunakan patwal untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi.
Baca juga: Pertamina Terus Kawal Distribusi Energi ke Lokasi Terdampak Bencana Sumatera Utara & Aceh
Selain itu, Pertamina Patra Niaga Sales Area Sumbar dan Integrated Terminal Teluk Kabung juga telah memberikan bantuan melalui posko tanggap darurat BPBD Provinsi Sumbar melalui program Pertamina Peduli, dengan total nilai bantuan Rp100 juta rupiah.
Bantuan dalam bentuk barang dan bahan makanan seperti biskuit, vitamin, obat-obatan,kasur, air mineral, mie instan, beras, minyak, selimut, pampers, perlengkapan mandi dan lainnya.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga pastikan penuhi kebutuhan masyarakat di Sumatera
Pewarta: Syarif Abdullah
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































