Persib Bandung terima bonus juara Rp1 miliar dari KDM

5 hours ago 6

Kota Bandung (ANTARA) - Persib Bandung menerima bonus sebesar Rp1 miliar setelah berhasil meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026 dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).

CEO PT Persib Bandung Bermartabat Glenn Sugita menuturkan bonus yang diberikan tersebut akan dibagikan kepada para pemain sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk mempertahankan prestasi pada musim berikutnya.

“Jadi terima kasih atas dukungannya. Ini saya serahkan ke para pemain agar bisa berprestasi lagi dan tahun depan semaksimal mungkin,” kata Glenn di Bandung, Rabu.

Ia mengatakan pencapaian gelar juara tiga kali beruntun merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim setelah menjalani musim yang penuh tantangan.

“Ini suatu penghargaan yang besar bagi kami. Kami juga terima kasih didukung penuh oleh pemerintah hingga juara tiga kali,” kata Glenn.

Baca juga: Persib bantah sanksi larangan registrasi pemain akibat tunggakan gaji

Ia mengakui perjalanan Persib pada musim ini menjadi salah satu yang paling berat. Bahkan, menurut dia, lima pertandingan terakhir menjadi fase yang sangat menentukan dalam perebutan gelar juara.

“Musim ini sangat berat. Saya pernah berkeluh kesah dengan Pak Gubernur, lima pertandingan terakhir akan sangat berat. Saya juga kurang yakin,” ujarnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi mengatakan bonus Rp1 miliar tersebut berasal dari dana pribadi yang diperoleh dari hasil penjualan sapi ternaknya.

Menurut dia, keberhasilan Persib meraih gelar juara tiga musim berturut-turut merupakan pencapaian bersejarah yang layak mendapatkan penghargaan.

“Hari ini saya menyampaikan bonus buat tim Persib juara tiga kali berturut-turut, nilainya Rp1 miliar, didapat dari hasil penjualan sapi,” kata Dedi.

Baca juga: Persib dan Borneo wakili Indonesia di ASEAN Club Championship

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |