Menlu: Lawatan Presiden Prabowo bawa manfaat nyata untuk Indonesia

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa rangkaian kunjungan internasional Presiden Prabowo Subianto selama 1,5 tahun terakhir adalah dalam rangka bergaul dengan dunia dan membawa pulang manfaat nyata bagi masyarakat RI.

“Secara konstitusional, tersurat bahwa Indonesia merupakan bagian dari pergaulan internasional, bagian dari masyarakat dunia. Hal ini menuntut suatu kehadiran di dunia internasional,” kata Sugiono ditemui usai melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Madagaskar Alice N’Diaye di kompleks Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu.

Kunjungan internasional adalah upaya Indonesia menggaet semua negara menjadi kawan baik, sebagaimana ungkapan Prabowo bahwa “seribu kawan terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak”, kata dia.

Dengan semangat dalam menjalankan prinsip tersebut, Presiden Prabowo merasa Indonesia harus hadir di banyak tempat agar bisa bergaul dan berkawan dengan semua mitra di tingkat internasional.

Sugiono menegaskan bahwa semua kunjungan kenegaraan Presiden RI direncanakan dengan baik dan telah melalui tahap diskusi diplomatik yang matang, termasuk pemberian masukan oleh Kemlu RI.

“Indonesia adalah bangsa yang ingin terlibat dalam upaya perdamaian dan ketertiban dunia, sehingga secara proaktif menawarkan dirinya untuk jadi jembatan,” demikian Sugiono.

Lebih lanjut, terkait kritik atas kunjungan luar negeri Prabowo yang disampaikan mantan wakil menteri luar negeri sekaligus pendiri komunitas Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal, Sugiono menyambut masukan tersebut sebagai langkah konstruktif.

“Semua saran, semua kritik dalam langkah perbaikan itu bagus, baik, tentu saja harus konstruktif,” kata dia.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa semua kritikan serta masukan harus berlandaskan pada fakta dan data yang akurat. Terkait masukan soal mengoptimalkan interaksi daring, Sugiono mengatakan bahwa pertemuan langsung dengan mitra internasionalnya justru dapat semakin memfasilitasi dialog.

“Jika bertemu langsung, kita bisa melihat bahasa tubuh serta ada kedekatan personal. Dari situ kita bisa berbicara mengenai hal yang lebih banyak,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Senin (1/6) menekankan bahwa rangkaian kunjungan Prabowo selama 1,5 terakhir telah membawa hasil konkret di berbagai bidang.

Di samping pencapaian investasi sebesar Rp2.430 triliun, kunjungan Presiden juga berhasil membawa pulang berbagai alutsista melalui kerja sama dengan mitra-mitra internasional serta memastikan dibangunnya Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.

Baca juga: Seskab tegaskan diplomasi luar negeri Prabowo hasilkan capaian nyata

Baca juga: Kunjungan luar negeri Prabowo: Kritik dan manfaat strategis

Baca juga: Presiden Prabowo ke luar negeri untuk bangun diplomasi

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |