Menlu: Madagaskar pintu masuk RI untuk akses kekayaan mineral Afrika

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyoroti pentingnya Indonesia menguatkan kerja sama dengan Madagaskar mengingat negara tersebut merupakan pintu masuk untuk mengakses kekayaan mineral di benua Afrika.

“Madagaskar ada di posisi geografis yang sangat strategis, yang juga menjadi pintu masuk ke Afrika. Mereka memiliki kekayaan alam, terutama mineral yang dibutuhkan untuk industri dan teknologi maju,” kata Sugiono seusai pertemuan bilateral dengan Menlu Madagaskar Alice N'Diaye di kompleks Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu.

Indonesia dan Madagaskar sejauh ini mencatatkan tren positif dalam perdagangan bilateral, kata Sugiono.

Hal tersebut, lanjut dia, mencerminkan pentingnya memperluas hubungan antara sektor bisnis kedua negara dan menjajaki peluang investasi baru.

Ia pula menegaskan komitmen saling dukung antara Indonesia dan Madagaskar dalam memenuhi kebutuhan domestik dan industri yang diperlukan oleh kedua negara serta memperdalam kerja sama di sektor-sektor kunci.

Sektor-sektor tersebut, kata Sugiono, antara lain sumber daya mineral, energi, keuangan, serta ekonomi kreatif.

Menlu RI menyambut persetujuan pengecualian visa bagi paspor diplomatik dan paspor dinas antara kedua negara yang dinilai dapat memfasilitasi koordinasi yang lebih dekat antara pejabat kedua negara, termasuk dalam sektor bisnis.

Ia juga mengaku telah membahas rencana pengecualian atau fasilitasi visa lebih lanjut bagi komunitas bisnis untuk memacu interaksi dan kemitraan antara bisnis kedua negara saat bertemu dengan Menlu Madagaskar.

Sementara itu, dalam pernyataan pers setelah pertemuan bilateral, Menlu Madagaskar Alice N’Diaye mengatakan bahwa pihaknya mengidentifikasi pertambangan dan sumber daya alam sebagai salah satu sektor yang berpotensi tinggi untuk dikerjasamakan dengan Indonesia.

Potensi kerja sama yang besar juga dimiliki di sektor energi terbarukan, zona ekonomi khusus dan industri ringan, pertanian, perikanan, ekonomi biru, dan pariwisata, kata dia.

“Kami berharap dapat semakin mendorong investasi, transfer teknologi, dan pertambahan nilai komoditas dengan Indonesia,” kata N’Diaye.

Menlu N’Diaye turut menilai Indonesia sebagai mitra yang semakin penting, mengingat Indonesia dan Madagaskar memiliki hubungan saling melengkapi yang kuat di bidang ekonomi.

Baca juga: RI-Madagaskar sepakat canangkan komisi gabungan kerja sama bilateral

Baca juga: Semen Indonesia ekspor perdana 45 ribu metrik ton klinker ke Afrika

Baca juga: Indonesia amankan pasokan nafta dari India, Afrika dan AS

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |