Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya mengevaluasi akurasi tembakan timnya setelah melepaskan 20 percobaan dengan hanya tiga yang tepat sasaran saat menang 1-0 atas PSM Makassar di Stadion GBT Surabaya.
“Namun saya bersyukur mereka (pemain) masih membuat banyak peluang," kata Tavares dalam konferensi pers pascapertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu malam.
Tavares menilai akurasi tembakan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum laga selanjutnya.
“Hari ini kami menciptakan banyak, tapi ke depannya saat menembak bola, akurasi harus ditingkatkan,” ucapnya.
Dia juga menyoroti keputusan pemain yang kerap terburu-buru mengirim bola lambung pada laga sebelumnya, sehingga bisa berjalan baik melawan PSM.
Ia mengaku telah melakukan pertemuan individual dengan sejumlah pemain untuk memperbaiki pengambilan keputusan saat mengalirkan bola.
Menurut dia, kualitas lapangan juga turut mempengaruhi kontrol bola dan alur permainan, sehingga pada laga kali ini tim mampu mengembangkan permainan bola bawah dengan lebih baik.
Ia juga menekankan pentingnya variasi permainan, baik melalui umpan pendek, umpan jauh, maupun perpindahan sisi.
Baca juga: Persebaya kalahkan PSM 1-0
Tavares memberi ruang bagi pemain muda di tengah badai cedera yang melanda skuadnya dalam beberapa laga terakhir.
“Bagi saya, saya bisa memainkan pemain usia 16 sampai 18 tahun atau 35 sampai 36 tahun. Siapa yang menunjukkan sikap dan perilaku terbaik, dia yang main,” ujarnya.
Sementara itu, Man of the Match, Gali Freitas, bersyukur telah mencetak gol di tengah banyaknya peluang yang tercipta.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada Bonek dan Bonita atas dukungannya malam hari ini, dan juga untuk kerja keras rekan-rekan pemain semua. Kita bersyukur bisa meraih tiga poin,” kata pemain berkebangsaan Timor Leste itu.
Ia akan terus berupaya meningkatkan kualitas permainan melalui latihan tambahan dan komunikasi dengan pelatih dan rekan setim.
“Terkadang saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus lebih baik dari yang lain, baik dalam posisi, menahan bola, atau long pass," ucapnya.
Ia menambahkan akan terus mengikuti instruksi pelatih dan meningkatkan kualitas individu demi membantu tim konsisten pada pertandingan selanjutnya.
"Saya juga berterima kasih kepada pelatih yang selalu melakukan pertemuan individual untuk membantu pemain menjadi lebih baik di lapangan,” tuturnya.
Baca juga: Persebaya benahi situasi bola mati jelang hadapi PSM
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































