Perawat Jember bantu persalinan penumpang Saudia Airlines

1 hour ago 2

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Perawat Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Febrian Rahmatullah (30), membantu persalinan penumpang maskapai Saudia Airlines berasal dari Lombok, Nusa Tenggara saat terbang dari Jeddah menuju Jakarta, Kamis (12/3), dini hari waktu setempat.

Febrian yang merupakan perawat RSBS Jember bertugas di Rumah Sakit Kementerian Pertahanan Kota Thaif, Arab Saudi sedang cuti tahunan untuk mudik Lebaran ke Jember dengan menggunakan maskapai Saudia Airlines.

"Saat pesawat sudah lepas landas dan sekitar satu jam terbang, pihak kru pesawat mengumumkan sedang membutuhkan tenaga medis dan dokter, sehingga saya inisiatif mengajukan diri," kata Febrian dalam keterangan tertulis diterima di Jember, Sabtu.

Seorang penumpang perempuan ternyata hendak melahirkan ketika pesawat masih terbang dari Jeddah menuju Jakarta, sehingga proses persalinan dilakukan dengan peralatan seadanya yang dimiliki pihak maskapai.

"Saat awal saya datang, posisi kepala bayi sudah keluar dan saya meminta perlengkapan yang tersedia yakni hands gun untuk membantu proses persalinan seorang ibu asal Lombok tersebut," katanya.

Baca juga: Petugas ASDP bawa ibu dan bayi ke RSU setelah persalinan di atas kapal

Ia mengaku tidak sendiri saat membantu persalinan karena ada satu perawat lain dan dua dokter, serta kru pesawat yang ikut membantu proses melahirkan seorang penumpang Saudia Airlines berasal dari Indonesia itu.

"Ketika bayi itu lahir, saya langsung menenangkan si ibu dan menyampaikan bahwa bayinya sudah lahir dan dalam kondisi sehat, sehingga tidak perlu khawatir," katanya.

Kemudian, pihak kru pesawat dan kapten berunding untuk melakukan pendaratan darurat dan memutuskan pesawat kembali ke Jeddah untuk memastikan penanganan medis lanjutan di rumah sakit terdekat.

"Setelah tiba di bandara, tim medis dibantu petugas kesehatan bandara dan kru pesawat melakukan tindakan pengeluaran plasenta, kemudian ibu dan bayinya dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut," katanya.

Ia mengaku merasa tegang bercampur senang dan haru karena baru pertama kali membantu proses persalinan di dalam pesawat yang sedang terbang tinggi dan menggunakan alat seadanya.

Bahkan, ia mengaku merelakan tiket pesawatnya dari Jakarta-Surabaya hangus karena maskapai Saudia Airlines kembali lagi ke Jeddah.

Baca juga: Grab apresiasi fleksibilitas mitra yang beri bantuan persalinan

Baca juga: Banjir Langkat, Dokter Afriza bantu persalinan bayi kembar di ambulans

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |