Pengamat: Reinvestasi keuntungan BUMN dorong pertumbuhan ekonomi

1 week ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pengamat badan usaha milik negara (BUMN) sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan menilai kebijakan menginvestasikan kembali keuntungan BUMN oleh Badan Pengelola Investasi Danantara berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Herry, reinvestasi keuntungan BUMN dapat memperkuat komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang menjadi salah satu komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi.

"Selain itu, peluang penyerapan tenaga kerja juga akan semakin besar,” ujar Herry saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Dia menilai kebijakan tersebut perlu dikawal agar investasi yang berasal dari laba BUMN benar-benar memberikan dampak terhadap perekonomian.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, Herry mengatakan investasi keuntungan BUMN pada sektor hilirisasi juga berpotensi meningkatkan penerimaan devisa.

Menurutnya, proses hilirisasi membuat produk yang dihasilkan memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan komoditas yang dijual dalam bentuk mentah.

Dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah bersama Danantara mengarahkan keuntungan BUMN untuk mempercepat hilirisasi.

Presiden menyebut keuntungan BUMN pada 2025 meningkat menjadi Rp326 triliun atau tumbuh 75,3 persen, sedangkan dividen yang disetorkan mencapai Rp142,3 triliun atau meningkat 67 persen.

Pemerintah juga telah melakukan groundbreaking sebanyak 26 proyek hilirisasi bersama Danantara sepanjang 2026.

Selain hilirisasi, pemerintah juga mendorong strategi upstreaming dengan memanfaatkan keuntungan BUMN untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan terbaik dunia.

Langkah tersebut ditujukan untuk memperoleh teknologi, manajemen, dan akses pasar yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Baca juga: Ekonom: DSI berpotensi beri dampak penguatan nilai tukar rupiah

Baca juga: Prabowo: Keuntungan BUMN digunakan untuk percepat hilirisasi

Baca juga: Prabowo: Dividen BUMN 2025 naik 67 persen jadi Rp142,3 triliun

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |