Pengamat: Airbus bisa jadi bagian proses sertifikasi profesional MRO

3 hours ago 3
Politeknik penerbangan perlu dimodernisasi dan Airbus bisa menjadi bagian dari proses sertifikasi profesional MRO maupun aviasi secara keseluruhan

Jakarta (ANTARA) - Pengamat transportasi Danang Parikesit dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan Airbus bisa menjadi bagian dari proses sertifikasi profesional maintenance, repair, and overhaul (MRO).

"Politeknik penerbangan perlu dimodernisasi dan Airbus bisa menjadi bagian dari proses sertifikasi profesional MRO maupun aviasi secara keseluruhan," ujar Danang saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan bahwa di grup InJourney juga sudah memiliki IAS Academy yang dapat menjadi mitra strategis bagi Airbus terkait peningkatan sumber daya manusia di bidang aviasi.

"Di grup InJourney juga sudah punya IAS Academy yang bisa menjadi mitra strategis Airbus untuk pendidikan aviasi," katanya.

Sebagai informasi, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bersama President Airbus Asia-Pacific Anand Stanley menandatangani Joint Declaration of Intent (JDI) sebagai komitmen memperkuat industri kedirgantaraan nasional.

Kesepakatan ini sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan Indonesia Tahun 2022-2045. Kedua pihak akan menjajaki peluang kerja sama yang mencakup penguatan kapasitas industri dalam negeri serta pengembangan sektor maintenance, repair, and overhaul (MRO) untuk berbagai lini produk Airbus.

Kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarpulau melalui pengembangan infrastruktur bandara dan layanan penerbangan.

Di 2045, pertumbuhan lalu lintas udara diproyeksikan dapat tumbuh lebih efisien dan berkelanjutan hingga empat kali lipat.

Kerja sama ini akan ditindaklanjuti dengan upaya untuk mempercepat peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan standardisasi yang sesuai dengan kebutuhan dan dinamika industri dirgantara di Indonesia.

Kolaborasi ini juga mendukung arah pembangunan jangka panjang nasional, serta menjadi langkah konkret dan strategis dalam mewujudkan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Pemerintah buka peluang pengembangan industri dirgantara dengan Airbus

Baca juga: PTDI pasok komponen untuk Boeing-Airbus

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |