Penerima manfaat akui program Bedah Rumah dari pemerintah bermanfaat

1 week ago 4

Jakarta (ANTARA) - Penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Thelma Humena dari Kota Manado, Sulawesi Utara, mengakui program BSPS atau Bedah Rumah dari pemerintah sangat bermanfaat.

"Kalau untuk manfaat, sangat bermanfaat sekali dan juga sangat bagus sekali untuk keluarga saya," ujar Thelma di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan bahwa kondisi rumahnya setelah dilakukan renovasi atau bedah rumah menjadi nyaman dan aman dibandingkan sebelumnya.

"Pada awalnya dari Balai (Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman/P3KP) yang datang ke rumah sama RW, kasih tahu bahwa saya dapat bantuan rumah swadaya," katanya.

Thelma juga mengaku bahwa dirinya senang dan bangga bisa menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta,

"Saya dikasih tahu saya mau berangkat. Otomatis saya senang sekali dan bangga, terus kaget juga tidak sangka saya bisa datang ke sini," ujar dia.

Ia berharap program BSPS dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Harapan saya bukan hanya saya saja yang bisa merasakan program dari Bapak Presiden ini. Saya harap seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan program ini," katanya.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat.

Prabowo mengawali pidato dengan menyapa sejumlah pejabat negara yang hadir, di antaranya Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono, Wakil Presiden Ke-13 RI Ma'ruf Amin, istri Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid yakni Sinta Nuriyah Wahid, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta ketua umum partai politik, dan duta besar negara sahabat.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan sejumlah hal terkait pelaksanaan pemerintahannya selama 21 bulan sejak dirinya mengucapkan sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024.

Presiden mengatakan sebagian persoalan yang ditangani melalui kebijakan yang dikeluarkan pemerintahannya merupakan masalah yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan belum terselesaikan.

Prabowo menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang selama ini dianggap rumit dapat mulai diselesaikan melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas serta gotong royong seluruh unsur bangsa.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |