Pemprov Papua ajak ASN kerja bakti di Stadion Lukas Enembe

1 month ago 48
Stadion Lukas Enembe merupakan salah satu fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Papua yang harus dirawat bersama sehingga kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Papua pasca insiden yang terjadi

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan setempat mengikuti kerja bakti dan aksi pembersihan di kawasan Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/5).

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri di Jayapura, Minggu, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap menjaga fasilitas publik agar tetap bersih, aman, dan nyaman pasca kericuhan pertandingan "Play Off" Persipura melawan Adhyaksa FC beberapa waktu lalu.

"Sehingga kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan stadion, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan tanggung jawab bersama menjaga Papua tetap harmonis dan kondusif," katanya.

Mathius mengatakan, kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap aset kebanggaan masyarakat Papua.

"Oleh sebab itu saya mengajak seluruh ASN hadir dan menunjukkan semangat gotong royong,” ujar Matius.

Dia menjelaskan dengan keterlibatan ASN dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan contoh positif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum secara bersama-sama.

"Stadion Lukas Enembe merupakan salah satu fasilitas olahraga kebanggaan masyarakat Papua yang harus dirawat bersama sehingga kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Papua pasca insiden yang terjadi,” katanya lagi.

Sebelumnya, telah terjadi kerusuhan kerusuhan usai Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC bertempat di Stadiun Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (9/5).

Baca juga: Pemprov Papua Barat tetapkan tujuh prioritas pembangunan 2027

Baca juga: Wamendagri minta pemda di Papua kendalikan belanja pegawai

Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |