Pemprov NTB pastikan PMI di Timur Tengah aman

3 hours ago 1

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan seluruh warganya termasuk pekerja migran dan jamaah umrah yang ada di kawasan Timur Tengah dalam kondisi aman dan dalam pemantauan intensif perwakilan Republik Indonesia di masing-masing negara penempatan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, serta laporan resmi kementerian terkait, semuanya dalam keadaan aman.

"Berdasarkan koordinasi terakhir Disnakertrans NTB dengan BP2MI, seluruhnya dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak berada pada zona terdampak langsung konflik. Mereka terus dipantau oleh KBRI dan KJRI sesuai wilayah penempatan," kata Ahsanul Khalik di Mataram, Selasa.

Berdasarkan data resmi BP2MI tercatat sebanyak 155 pekerja migran Indonesia (PMI) asal NTB berada di kawasan Timur Tengah.

Secara komposisi, PMI NTB terdiri dari 86 laki-laki dan 69 perempuan, yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di NTB.

Selain PMI, Pemprov NTB juga memantau keberadaan jamaah umrah asal NTB yang saat ini berada di Arab Saudi.

Berdasarkan data resmi Kementerian Haji dan Umroh NTB per 2 Maret 2026, sebanyak 1.415 orang telah diberangkatkan menuju Jeddah sejak 19 Februari 2026 hingga awal Maret 2026 melalui Bandara Lombok dengan skema penerbangan sesuai jadwal masing-masing penyelenggara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 orang telah kembali ke Indonesia. Adapun dengan kepulangan jamaah umrah ini sesuai jadwal mulai pada 7 Maret 2026, sesuai masa tinggal program umrah rata-rata 9 hingga 12 hari.

"Kita Doakan kepulangan jamaah umroh ini pada saat kepulangan nanti lancar dan tidak terkendala," katanya.

Saat ini, sebanyak 1.372 jamaah masih berada di Arab Saudi dan seluruhnya dilaporkan dalam keadaan aman dan sedang menjalan kan ibadah umrah-nya.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan mekanisme koordinasi cepat apabila terjadi perkembangan situasi yang memerlukan langkah perlindungan lebih lanjut.

"Pemerintah Provinsi NTB, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi resmi," katanya.

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |