Wakapolri tekankan sinergi Polri dan buruh untuk lindungi hak pekerja

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya sinergisitas Polri dan buruh untuk melindungi hak pekerja.

Saat menghadiri Rakernas Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Tahun 2026 di Jakarta, Selasa, Dedi menegaskan bahwa buruh merupakan fondasi sekaligus roda penggerak utama perekonomian nasional.

"Setiap capaian pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para pekerja Indonesia," katanya dikutip dari keterangan resmi.

Oleh sebab itu, perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan peningkatan kesejahteraan buruh menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas nasional.

Di sisi lain, menurutnya, Polri dan buruh memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan iklim kerja yang aman, produktif, dan berkeadilan.

Ia menilai hubungan yang terjalin selama ini antara Polri dan buruh juga tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan ketenagakerjaan, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.

Polri pun berkomitmen untuk terus membersamai para buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.

"Kami menjaga ruang penyampaian aspirasi agar tetap terbuka, aman, tertib, dan konstruktif, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan secara humanis dan berkeadilan,” kata Dedi.

Polri sendiri memiliki Desk Ketenagakerjaan Polri. Ia merinci selama 2025, desk tersebut telah menyelesaikan 35 perkara tindak pidana ketenagakerjaan, dengan 34 perkara di antaranya melalui pendekatan keadilan restoratif. Sementara itu, pada 2026, sebanyak sembilan perkara telah diselesaikan dan seluruhnya melalui mekanisme keadilan restoratif.

Tidak hanya itu, Polri juga telah memfasilitasi 4.216 pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali memperoleh pekerjaan.

Berbagai langkah tersebut, kata dia, merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mengawal perlindungan hak pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial tetap harmonis.

"Ketika hak-hak pekerja terlindungi, hubungan industrial berjalan harmonis, dan kesejahteraan buruh meningkat, maka stabilitas nasional serta pertumbuhan ekonomi bangsa akan semakin kuat. Untuk itu, sinergi antara Polri dan buruh harus terus diperkuat," ucap Dedi.

Baca juga: Polri beri layanan kesehatan bagi buruh lewat Kartu Bhayangkara

Baca juga: Wakapolri: Polri pastikan pelindungan buruh lewat Desk Ketenagakerjaan

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |