Pemprov DKI copot banner-video iklan film horor usai dikeluhkan warga

7 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan iklan film horor dengan mencopot banner dan video di tiga titik lokasi usai media promosi itu dinilai terlalu menyeramkan dan tidak ramah anak oleh warga, Minggu.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo mengatakan bahwa pihaknya menertibkan iklan tersebut melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta.

Adapun tiga titik yang telah ditindak petugas, yakni di Jalan Puri Kembangan, Jakarta Barat; Jalan Daan Mogot Km 11 (Jembatan Gantung), Jakarta Barat dan Pos Polisi Perempatan Harmoni, Jakarta Pusat.

“Total ada tiga lokasi yang sudah kami tertibkan, yaitu dua lokasi berbentuk banner dan satu lokasi videotron," kata Yustinus dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ia menyebutkan Pemprov DKI Jakarta masih terus membuka kanal aduan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti.

"Kami juga terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan penanganan di titik-titik lainnya," kata dia.

Menurut dia, ruang publik harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.

Oleh karena itu, setiap materi komunikasi di ruang publik perlu memperhatikan aspek kepatutan dan dampak psikologis bagi masyarakat luas.

"Pemprov DKI Jakarta akan mengambil tindakan tegas jika masih ditemukan iklan serupa," pungkasnya.

Baca juga: LSF berkomitmen hadirkan literasi tontonan di berbagai media

Baca juga: Papan Reklame Tayangkan Film Berbau Porno

Baca juga: Film Iklan Nasional Akan Diproteksi Pemerintah

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |