Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang masih menunggu langkah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat soal pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang Glory Nasarani, di Semarang, Rabu, menegaskan bahwa Pemkot Semarang sudah siap dari berbagai aspek.
"Kalau dari kita, semua sudah siap, baik dari sisi penganggaran maupun penyiapan infrastruktur, kemudian administrasi juga kita sudah menyerahkan semuanya," katanya.
Untuk langkah selanjutnya, kata dia, masih menunggu dari pemerintah provinsi karena harus ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) atau perjanjian kerja sama (PKS).
"Kita kan harus melakukan MOU atau kerja sama, harus ada PKS. Nah, itu semua nanti akan difasilitasi oleh provinsi. Jadi kita menunggu provinsi," katanya.
Sedangkan pada pemerintah pusat, kata dia, masih menunggu untuk finalisasi kajian pembangunan PSEL Jatibarang, termasuk melakukan lelang proyek tersebut.
"Untuk proses di pusat kita juga masih menunggu finalisasi kajian dari pusat, kemudian mereka juga yang akan melakukan lelang dan seterusnya itu dari pusat semua," katanya.
Baca juga: Pemkot Semarang: TPA Jatibarang siap jadi percontohan PSEL
Nantinya, kata dia, pengelolaan PSEL Jatibarang akan bersifat aglomerasi antara Pemerintah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal untuk mencukupi kebutuhan timbulan sampah.
"Kalau yang ditetapkan oleh KLH total 1.100 ton per hari (timbulan sampah, red ). Itu keseluruhan aglomerasi," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan kesiapan TPA Jatibarang dijadikan sebagai proyek percontohan pembangunan instalasi PSEL.
Menurut dia, pembangunan PSEL dimaksudkan untuk mendukung strategi nasional dalam penanganan sampah dan transisi menuju energi ramah lingkungan.
"Pemkot Semarang menyatakan siap mendukung program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo. Proyek ini merupakan solusi pengelolaan sampah modern sekaligus menjadikan sampah sebagai energi listrik bagi masyarakat," katanya.
Ia telah menyiapkan sejumlah rencana pembenahan TPA Jatibarang sebagai prioritas 2026 untuk mendukung proyek PSEL, seperti peningkatan IPAL, penguatan sanitary landfill, pembangunan instalasi gas metana, sampai mitigasi bencana kebakaran.
Baca juga: Pemkot Semarang segera bangun PSEL di TPA Jatibarang
Dengan terus meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, kata dia, Kota Semarang saat ini menghadapi persoalan serius dalam pengelolaan sampah perkotaan.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































