Pemkot Jaktim pasang kembali 46 lampu PJU yang dicuri di BKT Cakung

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Bina Marga melakukan perbaikan dan pemasangan kembali puluhan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang sempat hilang akibat pencurian di sepanjang Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT) Cakung.

"Berdasarkan hasil pendataan terdapat sebanyak 46 lampu PJU yang hilang dicuri orang di kawasan BKT Kecamatan Cakung. Kami bergerak cepat melakukan perbaikan," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu di Jakarta, Jumat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 lampu berada di Jalan Baru atau sisi barat Jalan Inspeksi BKT, Kelurahan Ujung Menteng, sedangkan enam lampu lainnya berada di Jalan Inspeksi BKT wilayah Kelurahan Pulo Gebang.

"Dari jumlah tersebut, tadi malam kita pasang tiga lampu PJU sebagai pengganti karena hilang dicuri orang. Lokasi di Kelurahan Pulo Gebang," ujar Benhard.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi penerangan jalan demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut pada malam hari.

Dia menjelaskan pemasangan enam lampu PJU jenis LED 90 watt di wilayah Pulo Gebang ditargetkan dapat rampung pada pekan depan.

Upaya percepatan dilakukan agar kawasan tersebut kembali terang dan aman bagi masyarakat.

Namun demikian, untuk penanganan 40 lampu PJU yang hilang di Jalan Baru Ujung Menteng nantinya akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Hal itu karena lokasi tersebut telah direncanakan pembangunan jalan dan fasilitas pendukung pada tahun 2026.

Menurut Benhard, lampu dan tiang PJU lama di lokasi tersebut sebelumnya merupakan hasil pembangunan swakelola Sudin Bina Marga Jakarta Timur.

Sementara itu, Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur Yanuar Ikhsan menambahkan pihaknya mengerahkan delapan tim satgas gabungan dari Sudin Bina Marga dan Kecamatan Cakung untuk mempercepat proses pemasangan lampu pengganti.

Selain personel, pihaknya juga mengerahkan satu unit mobil tangga ke lokasi untuk memudahkan proses pemasangan lampu dan tiang PJU.

"Selain lampu PJU, di Jalan Inspeksi BKT Pulo Gebang juga ada dua tiangnya yang hilang dicuri. Kini sudah diganti baru," kata Yanuar.

Dia menjelaskan, dua tiang yang hilang tersebut merupakan tiang jenis baseplate berwarna hijau dengan tinggi sekitar sembilan meter.

Sebagai pengganti, pihaknya kini memasang tiang baru berbahan besi galvanis yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.

Kasus pencurian fasilitas penerangan jalan di kawasan BKT ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pada April lalu, sebanyak 51 lampu LED 90 watt juga dilaporkan hilang dicuri di sepanjang Jalan Inspeksi KBT.

Titik pencurian saat itu berada mulai dari kawasan jembatan Ujung Menteng hingga wilayah perbatasan Rorotan, Jakarta Utara. Seluruh lampu yang hilang telah dipasang kembali pada 24 April lalu.

Pemerintah Kota Jakarta Timur berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah.

Aksi pencurian PJU dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan karena kondisi jalan menjadi gelap dan rawan kecelakaan maupun tindak kriminalitas.

Baca juga: Puluhan PJU di Cipinang Muara Jaktim kembali menyala setelah dicuri

Baca juga: Puluhan lampu PJU di Jaktim padam imbas pencurian komponen listrik

Baca juga: Pramono minta pencuri kabel PJU di Jakut ditindak tegas

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |