Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) akhirnya menangani sumbatan pada drainase di kawasan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.
"Tim terpadu dari petugas Sudin SDA (Suku Dinas Sumber Daya Air), Sudin Bina Marga, PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum), hingga PAM Jaya masih pengurasan massal untuk normalisasi fungsi drainase," kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah di Jakarta, Jumat.
Iin mengatakan pengurasan bertujuan agar sumbatan berupa sedimen dan lumpur berbau dapat diangkat sehingga air mengalir dengan normal tak jadi meluber ke jalanan di kawasan itu.
"Ada juga tumpukan sampah dan sedimentasi lumpur yang sangat tebal di saluran air. Saluran itu melintasi lima wilayah RW di Pegadungan. Kemudian, kontur jalan (Jalan Peta Selatan) juga cekung sehingga air mudah terperangkap," ujar Iin.
Pihaknya pun telah menyiapkan rencana jangka panjang yakni setelah proyek perpipaan (PAM Jaya) selesai, badan jalan yang cekung akan segera ditinggikan agar elevasi jalan merata dan bebas dari genangan.
Baca juga: Air berbau menyengat di Jalan Jakarta Barat imbas proyek PAM Jaya
"Kami juga akan lakukan perbaikan dan peninggian jalan, setelah proyek pemasangan jaringan pipa air bersih PAM Jaya di kawasan itu selesai," katanya.
Sebelumnya, Perumda Air Minum Jaya (PAM Jaya) menepis tudingan bahwa proyek galian di Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat terbengkalai karena tidak adanya aktivitas pekerjaan fisik.
Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, menyebut tidak adanya pekerjaan fisik di lokasi galian disebabkan oleh metode pengerjaan yang digunakan, yakni metode "jacking" atau pengeboran bawah tanah.
"Karena kita mendorong pipanya pakai model 'jacking' (pipe jacking) namanya. Karena kalau saat ini di Jakarta sudah tidak boleh lagi metode 'open cut', yang dibelah dibuka semua sepanjang jalan," ujar Gatra saat dihubungi di Jakarta, Rabu (4/3).
Pipe jacking adalah teknik konstruksi bawah tanah tanpa galian untuk memasang pipa dengan cara mendorong pipa pracetak dari sumuran peluncuran ke sumuran penerima dengan menggunakan dongkrak hidrolik.Metode ini sangat efisien untuk pemasangan utilitas, air, atau drainase di area padat penduduk tanpa merusak permukaan.
Baca juga: Air got berbau menyengat genangi jalanan di Jakarta Barat
Menurutnya, lubang galian dibiarkan terbuka sebagai penanda kesesuaian jalur pipa-pipa yang terpasang.
"Jadi, galian itu untuk melihat pipa-pipa yang ditusuk lewat bawah tanah itu udah benar jalurnya. Jadi, kalau kita lewat situ, kasat mata itu terlihat tak ada pekerjaan. Memang tak ada pekerjaan di atasnya. Jadi, bak itu (lubang), hanya sebagai bak kontrol," kata Gatra.
Gatra menegaskan, jika menggunakan metode "open cut", maka pekerjaan akan dilakukan dengan membelah jalanan sepanjang jalur pengerjaan, yang tentunya akan berdampak masif pada lalu lintas.
"Kalau pakai metode 'open cut', saya ilustrasikan misalnya ada pemasangan pipa dari Monas ke Bundaran HI. Kalau 'open cut' berarti akan banyak pembongkaran jalan dan itu akan macet parah, mengganggu lalu lintas," kata Gatra.
Sebaliknya, kata dia, metode "jacking" hanya memerlukan titik-titik lubang tertentu untuk mendorong dan memantau pemasangan pipa dari satu ujung ke ujung lainnya di bawah tanah.
Baca juga: Legislator minta konstruksi jalan di Jakarta tahan genangan
Oleh karena itu, lubang-lubang galian yang menganga di Jalan Peta Selatan saat ini sebenarnya berfungsi sebagai bak kontrol untuk memantau pergerakan pipa di bawah tanah, bukan area utama pengerjaan fisik.
"Lubang itu sebenarnya buat melihat pipa lurus atau tidak. Nah, makanya kalau orang lewat situ, pasti kesannya jadi 'ada lubang doang tapi tak ada yang kerja'. Memang tak ada yang kerja di atas karena itu untuk memantau," ujar Gatra.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































