Pemkot Denpasar tanam pohon pulihkan ekosistem DAS dan paru-paru kota

1 hour ago 3
Ini juga sebagai langkah mitigasi ketahanan lingkungan di Kota Denpasar

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar kembali melaksanakan penanaman pohon serentak dalam rangka mendukung program Gerakan Semesta Berencana yang digagas Pemerintah Provinsi Bali untuk memulihkan ekosistem daerah aliran sungai (DAS) dan paru-paru Kota Denpasar.

Penanaman pohon dan juga aksi bersih sungai tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Tukad Bindu dan kawasan Setra Badung, Bali, Minggu.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan aksi tersebut merupakan langkah nyata dalam rangka mendukung dan mengembalikan ketangguhan daerah aliran sungai (DAS) melalui penanaman pohon.

Ia menyatakan, Pemkot Denpasar betul-betul memiliki konsentrasi dan komitmen untuk berupaya mengembalikan ketangguhan DAS salah satunya dengan cara penanaman pohon ini.

Baca juga: PalmCo masif tanam pohon di 12 provinsi mencegah degradasi lingkungan

"Selain sebagai usaha pelestarian lingkungan hidup, hal ini juga sebagai langkah mitigasi ketahanan lingkungan di Kota Denpasar," ujar Jaya Negara.

Jaya Negara berharap aksi ini tidak berhenti hanya sampai di saat itu saja.

Namun, setelahnya tetap harus dilakukan monitoring dan pemantauan terhadap pohon-pohon yang ditanam.

“Tidak hanya melakukan penanaman, tetapi harus ada monitoring juga dari kondisi dan pertumbuhan pohon dan tanaman ini," katanya.

Baca juga: Citilink tanam pohon untuk imbangi emisi di kawasan Bandara Soetta

Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengemukakan selain daerah aliran sungai, Pemkot Denpasar juga berkonsentrasi terhadap pelestarian kawasan Setra Badung yang disebut sebagai paru-paru Kota Denpasar.

Arya Wibawa juga mengatakan Setra Badung sendiri merupakan aset lingkungan berharga bagi masyarakat Kota Denpasar. Hal ini lantaran posisi letaknya yang berada di tengah pusat kota dan memiliki luasan mencapai 9 hektare.

"Hari ini, penanaman pohon ini mungkin belum terasa langsung manfaatnya, namun 10 sampai 20 tahun mendatang, pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi manfaat bagi lingkungan kita nantinya," ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat mendukung pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.

Baca juga: PLN tanam 5.100 pohon mangrove di Benoa jaga kawasan pesisir

“Semoga aksi nyata ini dapat turut menjaga kelestarian kawasan ini sebagai paru-paru kota," ujarnya.

Kepala DLHK Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa mengungkap dalam kegiatan penanaman pohon serentak ini, terdapat beberapa jenis pohon yang ditanam yakni, pohon cermai, pohon kaliasem, pohon badung, pohon sentul, dan lainnya.

"Pohon yang ditanam adalah jenis pohon yang sudah jarang ada. Sehingga, penanaman pohon ini juga kita harapkan akan menjadi pelestarian tanaman langka ini," katanya.

Baca juga: Pemkot Jambi ajak peserta Apeksi tanam pohon atasi perubahan iklim

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |