Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengingatkan agar seluruh kepala desa (kades) di daerah tersebut khususnya wilayah terdampak bencana gempa bumi untuk aktif melaporkan kondisi warga, termasuk yang belum menerima bantuan dari pemerintah.
"Kami sudah menyampaikan agar semua kepala desa proaktif sampai di tingkat bawah, tentunya masyarakat juga harus aktif melaporkan ke desa apabila belum mendapatkan bantuan karena bantuan itu terstruktur dari pemerintah," kata Komandan Satgas Bencana Kabupaten Sigi Samuel Yansen Pongi saat ditemui media di Dolo, Sabtu.
Ia mengemukakan mekanisme penyaluran bantuan pemerintah dilakukan secara bertahap hingga sampai kepada masyarakat dengan tepat sasaran.
"Jadi dari posko induk di Kantor BPBD Sigi kemudian disalurkan ke pos lapangan di masing-masing kecamatan sampai di pos pendukung di tingkat desa, nantinya desa yang menyalurkan bantuan-bantuan itu kepada masyarakat," ucapnya.
Ia memastikan ke depan seluruh masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi mendapatkan bantuan tenda.
"Untuk tenda berdasarkan arahan BNPB bahwa semua masyarakat akan diberikan hanya memang secara bertahap karena proses pengirimannya cukup jauh," katanya.
Baca juga: BNPB segera bangun huntara untuk korban gempa di Sigi Sulteng
Menurut dia, pemerintah daerah usai masa tanggap darurat akan segera melakukan analisa dan menyimpulkan penanganan terbaik untuk hunian sementara (huntara) masyarakat.
"Kami berharap masyarakat tetap bersabar menunggu datangnya bantuan tenda secara bertahap ini dan dipastikan semua dapat bantuan, sementara untuk penggunaan huntara maksimal digunakan selama dua tahun dan selanjutnya menetap ke hunian tetap (huntap)," kata dia.
Berdasarkan data BPBD Sigi bahwa jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.319 unit terdiri dari rusak ringan 1.966 rumah, rusak sedang 219 unit dan rusak berat 134 unit.
Sementara itu terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.762 kepala keluarga pada bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi dengan rincian korban luka berat 17 orang dan luka ringan 108 orang dengan tiga warga meninggal dunia.
Wilayah terdampak akibat bencana gempa bumi tersebut tersebar di 42 desa dengan sembilan kecamatan, yakni Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava, Lindu, Dolo, Sigi Biromaru, Dolo Selatan dan Gumbasa.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala dan Kota Palu, Sulteng, Selasa (16/6), pukul 10.27 WIB.
Baca juga: BPBD catat 2.319 rumah rusak akibat gempa bumi di Sigi Sulteng
Baca juga: BPBD Sigi catat korban meninggal akibat gempa bumi jadi 3 orang
Pewarta: Moh Salam
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































