Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir dan longsor ke Kecamatan Talamau melalui jalan alternatif dengan menggunakan mobil "offroad" karena jalan utama menuju daerah itu putus total.
Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Sabtu, mengatakan pihaknya bersama Wakil Bupati M Ihpan, Kapolres AKBP Agung Tribawanto, Ketua TP PKK Sifrowati Yulianto dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mengunjungi daerah terdampak bencana dengan membawa sejumlah bantuan logistik didukung tim mobil "offroad".
Pihaknya harus memakai kendaraan "offroad" atau mobil dobel gardan karena medan berupa jalan alternatif itu tidak bisa ditempuh dengan kendaraan biasa karena kondisinya bertanah dan berlumpur.
Dia mengatakan jalan utama di titik Rimbo Kejahatan Kajai putus total karena longsor beberapa hari yang lalu sehingga pihaknya kesulitan menyalurkan logistik ke lokasi banjir di Talu, Sinuruik, Simpang Rimbo Abu, dan Tinggam Talu.
Baca juga: BPBD Agam: Korban meninggal dunia dampak bencana capai 86 orang
Untuk itu, pihaknya menempuh jalan alternatif Simpang MAN 4 Kajai menuju Jembatan Panjang dan Simpang Timbo Abu.
Bantuan logistik yang dibawa, antara lain nasi bungkus, mi instan, air mineral, beras, dan minyak goreng.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, hingga Sabtu siang, di Kecamatan Talamau ada enam titik longsor dan dua lokasi banjir.
Sebanyak lima orang hilang karena tertimbun longsor, satu orang luka-luka, 97 jiwa mengungsi, 91 rumah terendam banjir, delapan rumah rusak berat, 30 hektare lahan pertanian terendam, dan 3.663 jiwa terdampak bencana.
Pemkab Pasaman Barat terus melakukan percepatan pendistribusian logistik ke daerah-daerah terdampak bencana alam.
"Gerak cepat, namun kadang kita terkendala dengan akses menuju lokasi banjir. Mudah-mudahan dengan kerja sama semua pihak, warga terdampak akan dapat bantuan pelayanan yang baik," katanya.
Baca juga: Pemkab Nagan Raya Aceh salurkan bantuan korban banjir bandang
Baca juga: Menhut: Bencana di Sumatera titik balik perbaikan tata kelola hutan
Baca juga: Anggota DPR desak pemerintah tetapkan Sumbar darurat bencana nasional
Pewarta: Altas Maulana
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































