Palu (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengerahkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Labuan Donggulu, Kecamatan Toribulu.
"Belum diketahui apa penyebab kebakaran. Petugas sudah diberangkatkan untuk melakukan langkah pemadaman api," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai yang dihubungi dari Palu, Rabu.
Ia mengemukakan, informasi diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong pada pukul 20.24 Wita, di mana peristiwa itu diperkirakan terjadi pada Rabu (25/2) malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Pihaknya juga mengerahkan tim reaksi cepat (TRC) berjumlah lima orang guna melakukan kajian cepat atas peristiwa bencana nonalam tersebut.
"Kami belum bisa memastikan luas area terdampak kebakaran. Area yang terbakar terletak di gunung dan penanganan darurat mengerahkan kendaraan damkar," ujarnya.
Baca juga: Kemenhut kerahkan 240 personel Manggala Agni padamkan karhutla di Riau
Dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah dari peristiwa itu, namun kondisi di lapangan cukup mengkhawatirkan karena angin bertiup kencang sehingga api dengan cepat menyebar ke area sekitar.
"Angin kencang berpotensi menimbulkan titik api baru, karena kondisi lahan di wilayah tersebut mengalami kekeringan akibat cuaca ekstrem," ucap Rivai.
BPBD saat ini terus berupaya membangun koordinasi dengan instansi teknis terkait, pemerintah kecamatan dan desa setempat guna penanganan terpadu karhutla.
Kondisi di lapangan saat ini diharapkan dapat diatasi secepat mungkin, kemudian di satu sisi mobilisasi kendaraan damkar dari ibu kota kabupaten ke lokasi karhutla cukup jauh diperkirakan butuh waktu satu jam 30 menit.
Saat ini TNI bersama warga setempat sedang berupaya memadamkan api menggunakan alat manual berupa tanki semprot.
"Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Karhutla yang terjadi pada awal Februari menjadi pelajaran bagi kita semua," kata dia menuturkan.
Baca juga: Selama Ramadhan, Kemenhut pastikan terus siaga tangani karhutla
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































