Kabupaten Bengkulu Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah mencatat sebanyak 14 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut siap beroperasi pada Agustus 2026 dan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
"Kita masih menunggu instruksi dari pusat. Namun, informasi yang didapat, ada 14 KDKMP yang akan diresmikan bulan Agustus ini," kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (Disdagperinkop) dan UKM Kabupaten Bengkulu Tengah, Gunawan di Bengkulu, Senin.
Ia menyebut, dari total 60 gerai yang tersebar di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah, saat ini persiapan tidak berhenti pada penyelesaian bangunan, dan perlengkapan koperasi tersebut telah didistribusikan.
Saat ini, seluruh bangunan KDKMP masih berada dalam tanggung jawab pihak pelaksana pembangunan dan TNI, sebab setelah pembangunan tuntas, fasilitas tersebut akan diserahkan kepada pemerintah desa masing-masing untuk dikelola.
Di sisi lain, Gunawan menerangkan bahwa pembangunan gerai KDKMP mengikuti regulasi yang ditetapkan dimana masing-masing bangunan memiliki ukuran sekitar 20 x 30 meter persegi.
"Pembangunan gerai KDKMP sudah sesuai regulasi. Bangunannya berukuran 20 x 30 meter persegi. Setelah diserahkan nantinya, kami harapkan pengurus dapat bertanggung jawab terhadap bangunan dan sarana pra sarana yang ada," ujar dia.
Baca juga: Pemkot Bengkulu catat 25 Koperasi Merah Putih siap beroperasi
Baca juga: Kota Bengkulu dorong 1.000-an koperasi kembali aktif
Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat transaksi di KDKMP di dua wilayah di Provinsi Bengkulu sejak Januari hingga akhir Juni 2026 telah mencapai Rp306,71 juta.
"Memang tahapan Koperasi Merah Putih di Provinsi Bengkulu saat ini masih dalam proses pembangunan gerai di beberapa titik lokasi yang sudah selesai. Namun beberapa koperasi sudah beroperasi dan terdapat transaksi yang tercatat di dashboard nya Kementerian Koperasi sekitar Rp306,71 juta," jelas Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana.
Untuk nilai transaksi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih tersebut terjadi sejak Januari hingga akhir Juni 2026 yang berasal dari penjualan komoditas pupuk urea, NPK, dan Phonska.
Berdasarkan data dari sistem informasi manajemen Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), untuk transaksi sebesar Rp306,71 juta tersebut berasal dari kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara dan Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko.
Meskipun saat ini sejumlah Koperasi Merah Putih di Provinsi Bengkulu belum beroperasi sepenuhnya, namun KDKMP telah menyumbang transaksi, sehingga menjadi bukti bahwa koperasi tersebut mampu menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat.
Irfan menerangkan, saat ini terdapat 1.508 KDKMP yang terbentuk di Provinsi Bengkulu, dengan 1.505 koperasi telah memiliki nomor rekening aktif dan 66,4 persen koperasi tersebut telah memiliki nomor induk berusaha (NIB).
Baca juga: Wagub: Bengkulu lima besar nasional realisasi Koperasi Merah Putih
Baca juga: Lima koperasi desa di Mukomuko jadi percontohan di Provinsi Bengkulu
Pewarta: Anggi Mayasari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































