Pemerintah terus kebut penanganan Karhutla di Bromo

1 week ago 11

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa pemerintah terus mengebut penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Pratikno yang meninjau dan memimpin langsung rapat koordinasi penanganan Karhutla Bromo menyampaikan bahwa upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan telah menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Dari sebelumnya mencapai 34 titik, saat ini tersisa dua titik api yang menjadi fokus utama pemadaman.

“Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api seperti yang bisa kita lihat di belakang,” ujar Pratikno dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Kehadiran Menko PMK di lokasi merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan bencana kebakaran di Bromo dan di daerah-daerah lain tertangani dengan cepat agar ekosistem dan aktivitas warga segera pulih kembali.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kebakaran di Bromo dan daerah-daerah lain. Oleh karena itu, kita semua harus bekerja keras. Target waktunya pemadaman harus dilakukan secepat-cepatnya,” kata Pratikno.

Ia menjelaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman manual di lapangan, tetapi juga menyiapkan taktik lanjutan. Salah satunya melalui persiapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“BMKG dan BNPB terus mendeteksi potensi awan dalam beberapa hari ke depan. Jika potensinya mencukupi, BNPB sudah mempersiapkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Jadi, kita bukan hanya memadamkan sisa api, tapi juga membasahi kawasan untuk mencegah kebakaran berikutnya,” kata Pratikno.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK juga mengingatkan pentingnya peran aktif, kemandirian, dan kesiapsiagaan seluruh kepala daerah di Indonesia, mengingat potensi bencana hidrometeorologi basah dan kering terjadi secara bersamaan di berbagai wilayah.

“Oleh karena itu, saya harapkan para kepala daerah dan pimpinan daerah, TNI dan Polri, semuanya bergerak cepat memadamkan potensi kebakaran sekaligus mencegah terjadinya bencana sejak dini,” kata dia.

Baca juga: BNPB targetkan dua titik karhutla Bromo bisa padam pekan ini

Baca juga: Tim gabungan tangani karhutla Bromo di area seluas 899,35 hektare

Baca juga: BNPB: Pemadaman kebakaran Gunung Bromo diperluas ke 2 titik hari ini

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |