Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyerap dana senilai Rp20 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pada 24 Februari 2026.
Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, total penawaran masuk pada lelang kali ini mencapai Rp35,61 triliun.
Serapan tertinggi berasal dari seri SPNS23112026 (penerbitan baru) yang dimenangkan sebesar Rp6,25 triliun dari penawaran masuk Rp6,35 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 4,80000 persen dengan jatuh tempo 23 November 2026.
Serapan berikutnya yaitu seri PBS038 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp3,45 triliun dari penawaran masuk Rp9,03 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,70000 persen dengan jatuh tempo 15 Desember 2049.
Berikutnya, pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp3,25 triliun dari seri PBS030 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp10,9 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 5,20974 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2028.
Dari seri SPNS10082026 (pembukaan kembali), pemerintah menyerap dana sebesar Rp2,35 triliun dari penawaran masuk Rp2,4 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 4,60000 persen dengan jatuh tempo 10 Agustus 2026.
Kemudian, dari seri PBS005 (pembukaan kembali), pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp2,2 triliun dari penawaran masuk Rp2,94 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,62115 persen dengan jatuh tempo 15 April 2043.
Seri PBS034 (pembukaan kembali) dimenangkan sebesar Rp1,6 triliun dari penawaran masuk Rp2,22 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,43218 persen dengan jatuh tempo 15 Juni 2039.
Untuk seri PBS040 (pembukaan kembali), diserap dana sebesar Rp500 miliar dari penawaran masuk Rp1,24 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,60949 persen dengan jatuh tempo 15 November 2030.
Terakhir, pemerintah menyerap dana senilai Rp400 miliar dari seri SPNS06042026 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp530 miliar. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 4,45000 persen dengan jatuh tempo 6 April 2026.
Baca juga: Pemerintah serap dana Rp12 triliun dari lelang sukuk pekan ini
Baca juga: Pemerintah serap Rp8 triliun dari lelang Sukuk Negara pekan ini
Baca juga: Pemerintah serap Rp10 triliun dari lelang sukuk pekan ini
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































