Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Perum Bulog resmi mengekspor 2.280 ton beras untuk jamaah haji Indonesia di Arab Saudi, sebagai bukti peningkatan kapasitas swasembada pangan nasional yang mampu memasok kebutuhan di luar negeri.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman dalam acara pelepasan di Gudang Bulog Kelapa Gading Jakarta, Rabu menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog dan para petani di seluruh Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras mewujudkan capaian tersebut
“Berkat kerja keras seluruh pihak, Indonesia bukan hanya mampu mencapai swasembada beras pada 2025, tetapi hari ini juga siap mengekspor beras CBP kualitas premium untuk melayani kebutuhan jamaah haji Indonesia,” kata Amran.
Pemerintah Indonesia menegaskan keberhasilan mewujudkan swasembada pangan kini memasuki babak baru dan naik kelas. Tidak hanya mampu menjaga ketersediaan dan stabilitas beras nasional, Indonesia melalui Bulog melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia tahun 2026.
Pelepasan kontainer ekspor itu menjadi tonggak penting dalam sejarah pangan nasional.
Untuk pertama kalinya, beras produksi petani Indonesia dikirim secara khusus untuk dikonsumsi oleh jamaah haji Indonesia di Tanah Suci, sekaligus menandai transformasi Indonesia menjadi negara yang mampu mengekspor beras berkualitas premium.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjawab pertanyaan awak media terkait ekspor beras bagi jamaah haji Indonesia di Arab Saudi, di Jakarta, Rabu (4/3/2026). ANTARA/HariantoDirektur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan ekspor itu bukan sekadar aktivitas perdagangan, melainkan representasi kemandirian bangsa.
“Negara tidak hanya berhasil mencapai swasembada beras, tetapi hari ini kita membuktikan mampu melakukan ekspor beras untuk memasok kebutuhan jemaah haji dengan produk terbaik hasil panen petani Indonesia. Ini adalah simbol harga diri dan kebanggaan nasional,” tegasnya.
Sebanyak 2.280 ton beras premium dikirim secara bertahap untuk jamaah haji tahun 2026. Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar petani dalam negeri yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi, dengan kadar air terjaga, tingkat pecahan maksimal 5 persen, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal.
Ekspor itu juga telah memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang mewajibkan seluruh dapur penyedia konsumsi jamaah haji Indonesia di Mekkah dan Madinah menggunakan Beras Bulog Befood Nusantara untuk musim haji 2026.
Bulog memastikan pelaksanaan ekspor itu tidak mengganggu ketersediaan pasokan dalam negeri. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
Lebih lanjut Rizal mengatakan momentum pelepasan ekspor Beras Befood Nusantara sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat global, menunjukkan bahwa produk pangan nasional memiliki daya saing, kualitas, dan kepercayaan internasional.
Perum Bulog berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia, sembari terus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang mandiri dan kompetitif di pasar dunia.
Turut hadir dalam pelepasan itu Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy dan tamu undangan lainnya.
Suasana pelepasan ekspor beras untuk jamaah haji Indonesia yang dilepas Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman didampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Jaenal Effendi, dan pejabat lainnya di Jakarta, Rabu (4/3/2026). ANTARA/HariantoPewarta: Muhammad Harianto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































