Jakarta (ANTARA) - Panglima Komando Korps Pasukan Gerak Cepat (Pangkorpasgat) Marsekal Madya TNI Deny Muis mendapat penghargaan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Yudha Dharma Pratama karena dianggap telah memberikan kontribusi besar selama bertugas di TNI AU.
Pemberian tanda kehormatan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 TK Tahun 2026.
Tanda kehormatan itu diberikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Auditorium IG Dewanto, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/4).
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, dia menjelaskan Bintang Yudha Dharma Pratama merupakan tanda kehormatan tertinggi yang diberikan pemerintah karena dianggap berjasa menjalankan tugas negara, melampaui kewajiban tugas pembinaan serta menghasilkan karya yang bermanfaat untuk Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan Deny Muis bukan satu-satunya perwira tinggi TNI AU yang mendapat penghargaan tersebut.
Beberapa pejabat TNI AU yang mendapatkan tanda jasa itu di antaranya Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ketahanan Nasional Lemhannas Marsda TNI Djoko Tjahjono, Kepala Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan Marsda TNI Wajariman, Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kepemimpinan Lemhannas Marsda TNI Umar Fathurrohman.
Selanjutnya, Deputi Bidang Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas Marsda TNI Bob Henry, Asrena Kasau Marsda TNI Ian Fuady, Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama, Dirjen Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI Marsda TNI Yuwono Agung, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat, Aspers Kasau Marsda TNI Yostariza, serta Pangkodau II Marsda TNI M. Untung Suropat.
"Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada purnawirawan Pati Marsda TNI (Purn.) Dra. Sri Hastuti, M.Si, P.Si," kata I Nyoman.
Dengan adanya pemberian tanda jasa ini, I Nyoman berharap para perwira tinggi bisa terus menjadi teladan yang dapat menginspirasi seluruh jajaran untuk berkontribusi lebih besar dalam menjalankan tugas negara.
Untuk diketahui, Deny Muis merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara 1993. Sejak saat itu, Deny Muis mulai melebarkan karier di ranah pasukan elit dan pengamanan VVIP.
Dalam perjalanan karirnya, dia pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Bravo 90 sejak 2004 sampai 2009. Selanjutnya dia mengemban jabatan sebagai Komandan Paskhas 464/Nanggala pada 2006 sampai 2008.
Karirnya semakin meningkat ketika mulai terlibat sebagai pasukan pelindung presiden. Di tahun 2014, dia dipercaya sebagai Komandan Grup (Dangrup) C Paspampres, lalu Komandan Grup B Paspampres pada 2014 sampai 2018 hingga akhirnya menjabat Wadanpaspampres pada 2018-2020.
Dia lalu kembali ke matra TNI AU untuk menduduki beberapa jabatan strategis hingga akhirnya menjadi pucuk pimpinan pasukan TNI AU yakni Dankopasgat pada Januari 2025.
Karena adanya validasi organisasi, Kopasgat berubah nama menjadi Korpasgat dan pucuk pimpinannya pun juga naik jabatan menjadi bintang tiga.
Hal tersebut membuat Deny Muis mendapat pangkat Marsekal Madya dan menduduki jabatan sebagai Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat hingga hari ini.
Baca juga: Pangkorpasgat terima Tanda Kehormatan Swa Bhuwana Paksa
Baca juga: Enam pesawat tempur kawal penerbangan Presiden Prabowo di HUT TNI AU
Baca juga: Presiden Prabowo apresiasi Elang Muda pada HUT Ke-80 TNI AU
Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































